Sukses

Overactive bladder?

13 Aug 2010, 09:48 WIB
Pria, 32 tahun.
Sudah hampir 4 tahun ini saya mengalami penyakit sering buang air kecil bahkan dalam 5 bulan terakhir ini suka mengompol di malam hari. Kadang - kadang saya buang air kecilnya bercampur darah tetapi saya tidak merasakan sakit.Kalau dilihat saya seperti orang sehat karena bisa beraktivitas seperti biasa, cuman saya malu dan minder karena suka buang air kecil terus. Kira - kira penyakit yang saya derita apa ya dan pengobatannya bagaimana? Saya pernah periksa ke dokter spesialis urologi untuk menyembuhkan penyakit saya, tetapi dari beberapa tes yang saya lakukan yaitu USG, BNO IVP sampai CitiScan, Dokter belum bisa memastikan apa penyakit saya ini. Atas perhatian dan bantuannya, saya ucapkan terima kasih.( laki-laki, 32 thn,160 cm,61 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Kondisi yang Anda alami saat ini disebut dengan overactive bladder (OAB) atau kondisi kandung kemih yang terlalu aktif. Penyebab dari overactive bladder ini umumnya dikarenakan spasme atau kontraksi otot dari kandung kemih yang menyebabnya timbulnya keinginan untuk berkemih (urge incontinence) dan biasanya disebabkan karena permasalah pada saraf dan otot kandung kemih. Otot detrusor sebagai otot utama kandung kemih berkontraksi dan berelaksasi melalui pengaturan sistim saraf. Dalam kondisi normal, kandung kemih dapat menampung sekitar 300-600 cc urin.

OAB disebabkan karena kontraksi otot detrusor meskipun jumlah urin di kandung kemih belum terlalu banyak. Penyebab yang paling sering terjadinya OAB adalah :

  • gangguan saraf tulang belakang
  • stroke
  • penyakit parkinson
  • dementia
  • neuropati diabetes

Terdapat juga beberapa penyebab OAB yang tidak berkaitan dengan gangguan saraf, seperti :

  • infeksi saluran kemih
  • batu kandung kemih
  • tumor kandung kemih

Terkadang, selain penyebab yang sudah disebutkan di atas, terdapat juga penyebab OAB yang tidak diketahui (idiopathic overactive bladder).

OAB ditandai dengan berkemih minimal 3x dalam semalan dan jumlah berkemih mencapai minimal 8x/hari, urinary urgency (keinginan untuk segera berkemih), dan urinary incontinence (tidak dapat menahan berkemih).

Pemeriksaan yang dapat dilakukan umumnya adalah pemeriksaan prostat, analisis urin, dan USG. Terapi non-medikamentosa yang dapat dilakukan untuk mengatasi OAB diantaranya adalah :

  • modifikasi gaya hidup (mengurangi asupan cairan, hindari kafein)
  • Training kandung kemih (bladder training) : merencanakan waktu yang sama untuk berkemih dan mencoba menahan berkemih dari beberapa menit awalnya sampai dengan 1 jam
  • Latihan otot dasar panggung (latihan kegel) -- "Berbagai Kegunaan Senam Kegel"

Terapi lainnya merupakan terapi medikamentosa sesuai dengan penyebab dari OAB tersebut.

Ada baiknya Anda kembali berkonsultasi ke dokter spesialis urologi tersebut atau Anda dapat mencari second opinion ke dokter spesialis urologi yang lain. Dapat diingat bahwa terdapat kemungkinan OAB disebabkan oleh penyebab yang tidak diketahui (Idiopathic Overactive Bladder)

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (TRH)

Salam,

Redaksi Klikdokter.

    0 Komentar

    Belum ada komentar