Sukses

Pemeriksaan pranikah

10 Aug 2010, 18:14 WIB
Wanita, 23 tahun.
tes kesehatan apa saja yang diperlukan untuk seseorang yang akan menikah?? seberapa penting melakukan vaksin MMR? trimakasih( perempuan, 23 thn,165 cm,55 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Pemeriksaan Kesehatan Pranikah Pada dasarnya, secara umum, tes kesehatan yang dilaksanakan sebelum menikah diklasifikasikan menjadi 3 tipe penyakit.

  1. Hemoglobinopati yaitu kelainan pada sel darah merah seperti penyakit sickle cell, dan thalasemia. Jika kedua pasangan merupakan karier kelainan ini, maka kemungkinan anaknya menderita kelainan ini lebih besar.
  2. Pemeriksaan-pemeriksaan untuk mendeteksi adanya penyakit yang dapat ditularkan secara seksual, seperti HIV, sifilis, hepatitis B, dan pada beberapa orang yang berisiko tinggi Hepatitis C. Yang dimaksud orang berisiko tinggi adalah orang-orang yang pernah mendapatkan transfusi darah, penyalahgunaan obat-obatan terlarang melalui pembuluh darah, atau riwayat seks bebas. Selain itu, pada perempuan juga dilakukan pemeriksaan-pemeriksaan infeksi yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang janin dalam kehamilan, seperti Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus, dan Herpes Simplex Virus.

Pemeriksaan kesuburan kadang juga dapat dilakukan. Pemeriksaan kesuburan tentunya dilihat dari aspek pria dan wanita. Pada pria dilakukan analisis semen (kualitas dan kuantitas sperma, volume semen, dan kadar fruktosa semen) menggunakan alat tertentu, tentunya sampel yang diperiksa adalah semen atau cairan ejakulat, tidak bisa diperiksa dari darah. Teknis pengumpulan sampel adalah mengeluarkan cairan ejakulat dengan cara onani (spesifiknya terserah pasien). Sedangkan pada perempuan, pemeriksaan yang dilakukan umumnya pemeriksaan darah untuk melihat kadar hormon dan pemeriksaan ultrasonografi. Untuk perempuan perawan (yang belum pernah melakukan hubungan intim sebelumnya), tidak akan dilakukan pemeriksaan kemaluan (vagina).

Seberapa pentingkah vaksinasi MMR?
MMR merupakan singkatan dari Mumps (gondongan), Measles (campak), Rubella (campak jerman) yaitu kombinasi vaksin ketiga penyakit tersebut yang diberikan dalam satu kali suntikan. Sedangkan vaksincampak yang sesuai jadwal Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) diberikan pada usia 9 bulan, sudah termasuk pada MMR.

Sebetulnya di Indonesia, pemberian vaksin MMR tidak termasuk imunisasi wajib. Berdasarkan jadwal IDAI, MMR diberikan pertama kali pada usia 15 bulan, dan kandungan vaksin campaknya dapat berfungsi sebagai booster atau tambahan yang melengkapi imunisasi campak pada usia 9 bulan. Namun, jika belum mendapatkan imunisasi campak pada usia 9 bulan, MMR dapat diberikan pada usia 12 bulan, sedangkan vaksin campak tidak perlu diberikan lagi.

Ibu dapat melihat dan mengunduh jadwal imunisasi berdasarkan rekomendasi IDAI pada halaman khusus Tumbuh Kembang Anak kami: Jadwal Imunisasi, sebagai referensi.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (RIPI)

Salam,

Redaksi Klikdokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar