Sukses

Makanan Penderita Demam Tifoid

20 Oct 2014, 03:10 WIB
Wanita, 38 tahun.
mohon pencerahaanya ,makanan dan minuman yang dianjurkan dan dihindari untuk tipes apa ya? Dan apakah suplemen dan buah buahan yang cocok untuk tipes,misalnya apa ya Terus apakah harus lembek makanannya? sebelumnya kami ucapkan terima kasih banyak( perempuan, 38 thn,172 cm,64 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/Saudara yang terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi klikdokter,

Makanan yang dapat dikonsumsi oleh penderita demam tifoid harus mengandung kalori dan protein yang cukup dan sebaiknya rendah serat untuk mencegah perdarahan dan perforasi pada usus. Sehingga konsumsi sayur-sayuran berserat sebaiknya dihindari terlebih dahulu. Dapat dilakukan konsumsi bertahap secara perlahan mulai dari cair, bubur lunak, tim, dan kemudian nasi biasa.

Yang perlu diperhatikan adalah bahwa makanan mengandung kebutuhan gizi yang meninggalkan sisa sedikit sehingga dapat membatasi volume feses dan tidak merangsang saluran cerna.

Berikut ini panduan makanan bagi penderita demam tifoid:

            •  Hindari makanan berserat tinggi dan sedang, susu, produk susu, dan daging berserat kasar, makanan yang terlalu berlemak, terlalu manis, terlalu asam, dan berbumbu tajam

            • Makanan lebih baik dimasak hingga lunak dan dihidangkan pada suhu yang tidak terlalu panas atau dingin agar tidak merangsang pencenaan

            • Makanan lebih baik diberikan sering namun dalam porsi kecil

            • Bila diberikan untuk jangka waktu lama atau dalam keadaan khusus, perlu disertai suplemen vitamin dan mineral, atau makanan formula.

 

 

Makanan yang dianjurkan sebagai contoh:
Sumber karbohidrat:    bubur/nasi tim, roti bakar, kentang rebus, biscuit.
Sumber protein hewani:    daging empuk; hati, ayam; ikan direbus, ditumis, dikukus, dipanggang; telur direbus, didadar; susu maksimal 2 gelas per hari
Sumber protein nabati:    tahu, tempe ditim, direbus, ditumis; susu kedelai
Sayuran:    sayuran berserat rendah dan sedang seperti kacang panjang, buncis muda, bayam, labu siam, tomat masak, wortel  direbus, dikukus, ditumis.
Buah-buahan:    semua sari buah; buah segar yang matang (tanpa kulit dan biji) dan tidak banyak menimbulkan gas seperti pepaya , pisang, jeruk, alpukat.
Lemak:    margarin, mentega, dan minyak dalam jumlah terbatas untuk menumis atau mengoles.
Minuman:    teh encer, sirup.
Bumbu:    garam, gula, cuka, salam, lengkuas, kunyit, dalam jumlah tebatas.



Sedangkan makanan yang sebaiknya dihindari sementara adalah:
Sumber karbohidrat:    beras ketan, beras tumbuk/merah, roti whole wheat (gandum), jagung, ubi, singkong, talas, dodol dan kue-kue lain yang manis dan gurih.
Sumber protein hewani:    daging berserat kasar, serta daging, ayam, ikan diawetkan, telur mata sapi, didadar.
Sumber protein nabati:     kacang merah serta kacang-kacangan kering seperti kacang tanah, kacang hijau, kacang kedelai.
Sayuran:    sayuran yang berserat tinggi seperti: daun singkong, daun katuk, daun pepaya, daun dan buah melinjo, oyong, serta semua sayuran yang dimakan mentah.
Buah-buahan:    buah-buahan yang dimakan dengan kulit seperti apel, jambu biji, serta jeruk yang dimakan dengan kulit ari; buah yang menimbulkan gas seperti durian dan nangka.
Lemak:    Minyak untuk menggoreng, lemak hewani, kelapa dan santan.
Minuman:    kopi dan teh kental; minuman yang mengandung soda dan alcohol.
Bumbu:    cabe dan merica.

         
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,
Tim Redaksi Klikdokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar