Sukses

Keputihan dan Gatal

19 Jul 2010, 12:02 WIB
Wanita, 28 tahun.
Selamat pagi dok, Saya mau menanyakan.... 2 minggu lagi saya mengalamin leputihan, kemudian menjadi gatal menjadi2.. saya minum dumocyline atas saran suami. keputihan hilang.... tapi gatal2 masih ada. Saya disarankan teman minum metronidazole. tapi kalau malam kira2 dini hari jam 3, saya sering terbangun krn gatal. memang ada cairan tp sedikit, bukan keputihan. kalau di gosok seperti daki putih. vagina saya juga tidak berbau. tp tadi malam ada seperti bentol2 di selangkangan... saya kasi climadan acne... sudah tidak bengkak bentolnya ... tp tumbuh jerawat berkepala putih.... saya pikir apa saya terkena penyakit kelamin, saya tanya suami saya.... dia pernah terkena... tp sudah lama sekali... dan selama ini baik2 saja vagina saya. Memang 3minggu ini saya memakai pembersih vagina... di kantor saya memang banyak laki2 yang suka maen wanita.... diantaranya pernah menularkan penyakit kepada istrinya.... tp apa mungkin air wc bisa menularkan penyakit? mohon masukannya dok.... soalnya saya tidak ada waktu ke dokter terima kasi banyak( perempuan, 28 thn,163 cm,50 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

 

Ibu/Saudari yang Terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Keluhan yang Anda deskripsikan biasanya paling sering terjadi karena infeksi jamur (candida), yang sering ditandai dengan keputihan dan rasa gatal-gatal berlebihan. Sedangkan, air WC bukan merupakan media penularan infeksi menular seksual.

Untuk menegakkan diagnosis diperlukan pemeriksaan fisik langsung pada daerah genital Anda secara kasat mata oleh dokter yang berkompeten dan memiliki alat yang memadai. Selain itu, untuk lebih pastinya dapat dilakukan pemeriksaan laboratorium yang dikenal dengan pemeriksaan swab /usap vagina. Pada pemeriksaan tersebut, lendir pada vagina akan diambil sedikit untuk kemudian diusapkan pada gelas obyek yang selanjutnya akan diperiksa di bawah mikroskop, Kami sarankan Anda mengunjungi dokter untuk pemeriksaan lengkap dan sebaiknya tidak mengobati sendiri dengan antibiotik. Tatalaksana optimal dapat dilakukan bila diagnosis telah diketahui, sesuai dengan penyebabnya. Pengobatan yang tidak sesuai dapat menyebabkan masalah baru.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

(Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar