Sukses

Hubungan IUD dan flek?

20 Oct 2014, 10:42 WIB
Wanita, 25 tahun.
saya sdh menikah dan skrg menggunakan kb iud. sekitar 3 bulan yg lalu saya periksa ke dokter krn dlm 5 bln terakhir keluar flek habis berhubungan tapi hanya setiap beberapa hari setelah haid. setelah diperiksa, ada peradangan atau erosi. sudah diobati dgn antibiotik yg di minum dan yg dimasukkan ke dlm vagina. kemudian dokter mengambil sampel untuk di biopsy. hasil biopsi memang ada peradangan tapi tidak di temukan tanda2 keganasan. setelah diobati saya periksakan lagi ada perubahan erosinya agak mengecil. tapi sebulan kemudian saya check up tahunan ternyata peradangan itu masih ada. kemudian diobati lg dgn cara yg sama antibiotik. setelah diobati membaik lagi..tapi sekarang sdh 2 minggu keluar flek minggu pertama flek yg seperti noda saja tp minggu ke 2 agak banyak.saya bingung mau di bilang haid terlalu sedikit. padahal hrsnya haid saya dlm minggu itu.. saya mau tanya apakah itu haid atau bukan? hasil biopsy 3 bln lalu tdk ada tanda keganasan. apa dlm wkt 2 bln bisa berubah menjadi ganas? apa sebaiknya iud itu dilepas saja? terima kasih atas bantuannya.. ( perempuan, 25 thn,156 cm,54 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

 

 

Ibu/Saudari yang Terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Flek atau bercak perdarahan dapat disebabkan karena beberapa hal, diantaranya adalah bercak menstruasi, perlukaan, pemakaian IUD, atau karena penyebab lainnya. Kami sarankan agar Anda berkonsultasi  ke dokter spesialis kandungan untuk dilakukan evaluasi pemeriksaan panggul.

Memang, KB IUD memiliki beberapa efek samping, yaitu:

·         Perubahan siklus haid, haid lebih lama dan banyak, perdarahan antar mensturasi, saat haid lebih sakit

·         Sedikit nyeri dan perdarahan (spotting) terjadi segera setelah pemasangan IUD. Biasanya menghilang dalam 1 - 2 hari

·         Cairan vagina lebih banyak

·         Risiko keputihan lebih besar

Pemakaian KB IUD juga memerlukan kontrol dalam waktu yang teratur yaitu  1 bulan pasca pemasangan, 3 bulan kemudian, setiap 6 bulan berikutnya dan bila terlambat haid 1 minggu. Bila keluhan semakin mengganggu, Ibu/Saudari dapat mengkonsultasikan untuk mengganti jenis KB.

KB IUD sendiri sangat jarang menimbulkan keganasan, meskipun sering menyebabkan infeksi jika terlambat untuk penggantian. Seringkali, keganasan yang ditemukan pada pengguna IUD merupakan penyakit tersendiri. Hasil pemeriksaan sitologis/biopsi memang dapat berubah seiring berjalannya perkembangan suatu penyakit. Untuk memastikan lagi kondisi Ibu/Saudari pada saat ini, kami sarankan Ibu/Saudari segera mengunjungi dokter spesialis kandungan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

(Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar