Sukses

Nyeri berhubungan intim

13 Jun 2010, 10:25 WIB
Wanita, 28 tahun.
Dok, saya baru menikah , setelah berhubungan dengan suami saya kenapa perut saya terasa sakit bagian bawah, siklus menstruasi saya datang lebih cepat saya teralhir mens tggl 8 mei dan mens lagi tgl 23 mei yaitu tepatnya seminggu setelah saya berhubungan. menstruasi saya 7 hari, sekarang 10 juni 2010 ketika berkemih terasa sakit sekali dan sedikit, padahal saya merasakan ingin bak. saya berhenti berhubungan karena saya seperti trauma. dan takut akan rasa sakitnya. yang mau saya tanyakan adakah cara dan obat agar ketika saya kencing tidak merasa sakit lagi? saya sudah berusaha minum air putih sebanyak mungkin. terima kasih.( perempuan, 28 thn,157 cm,50 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

 Nyeri perut bagian bawah setelah berhubungan umumnya disebabkan karena penetrasi dari penis ke dalam vagina yang bersinggungan dengan rektum (usus besar) dan kandung kemih. Hubungan intim pertama kali memang akan menyebabkan rasa nyeri karena terdapatnya peregangan vagina dan mungkin pelumasan vagina belum sempurna akibat rangsangan yang belum maksimal. 

Agar tidak nyeri, sebaiknya Anda dan suami melakukan foreplay atau pemanasan sedikit lebih lama agar vagina Anda mengeluarkan lebih banyak cairan sehingga ketika penetrasi akan memudahkan penis masuk dan tidak terasa nyeri lagi. Jangan terlalu terburu-buru dan semakin sering melakukan hubungan intim maka rasa nyeri akan berkurang. Apabila perlu, Anda dapat menggunakan cairan pelumas vagina berbahan dasar air untuk membantu pelumasan vagina.

Siklus menstruasi yang bertambah cepat kemungkinan adalah adaptasi dari hormonal Anda, terutama apabila Anda menggunakan kontrasepsi hormonal (pil, suntik). Evaluasi selama 3 bulan, apabila masih tidak teratur, sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter.

BAK nyeri dan sedikit menandakan adanya infeksi saluran kemih. Kami sarankan Anda berkonsultasi ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan air seni dan mendapatkan terapi antibiotik apabila memang terbukti terdapat infeksi saluran kemih.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (TRH)

Salam,

REdaksi Klikdokter.


 

    0 Komentar

    Belum ada komentar