Sukses

Menularkah kutil kelamin?

11 Jun 2010, 14:21 WIB
Wanita, 30 tahun.
Pada batang kemaluan suami saya terdapat kutil yang saya prediksikan adalah Kulit Kelamin (PMS), tetapi suami tidak mengakuinya walaupun sy ajak untuk konsultasi ke spesialis KK. Padahal sudah beberapa kali saya melakukan hub. suami istri tanpa pelindung (kondom). Apakah saya tertular penyakit tersebut...??? Apa tanda tandanya kalu saya tertular..??? Bila tertular apakah ada obatnya...??? Terima kasih.( perempuan, 30 thn,165 cm,88 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

 Ibu/Saudari yang Terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Jalan satu-satu untuk mengetahui penyebab dari kutil tersebut adalah dengan memeriksakan diri kepada dokter. Karena diagnosis penyakit kulit akan lebih baik jika diperiksa secara langsung kasat mata. Jika memang kutil tersebut merupakan infeksi dari penyakit menular seksual, maka ada kemungkinan bagi Anda untuk terkena penularan dari suami kepada Anda. Oleh karena itu, yang terpenting adalah mengetahui penyebab dari terjadinya kutil tersebut dan megobati hingga tuntas.  

PMS (Penyakit Menular Seksual) adalah penyakit menular yang timbul melalui hubungan seks melalui vagina, oral,dan anal. Terdapat berbagai jenis infeksi yang tergolong PMS. Ada infeksi virus, bakteri, jamur, parasit, protozoa.

Semua infeksi yang tergolong PMS tersebut memiliki perbedaan dalam hal keluhan dan gejala. Umumnya memang keluhan yang dapat menjadi pertanda adanya PMS adalah sakit saat  buang air kecil,  keputihan, ataupun adanya luka atau bintil pada bibir kemaluan. Namun, seseorang mungkin saja tidak menunjukan gejala apapun meskipun terinfeksi. Sebagai contoh virus HIV yang dapat ditularkan melalui hubungan seks juga termasuk PMS. Pada beberapa tahun pertama, virus HIV ini mungkin tidak akan menimbulkan gejala apapun pada tubuh. 

Selain itu khususnya PMS pada wanita dapat menyebabkan gejala yang lebih serius yaitu penyakit radang panggul. Jika tidak diobati, keadaan ini dapat berujung pada kesulitan memiliki keturunan. 

Semua hubungan seks yang melibatkan adanya pertukaran cairan tubuh, termasuk sperma dari pasangan harus dipertimbangkan mengandung risiko penularan PMS. Oleh karena itu, akan lebih baik jika dilakukan pencegahan. Berikan pengertian pada suami Anda untuk mau berkonsultasi dengan dokter dan selama belum diobati, sebaiknya gunakan kondom.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (RIPI)

Salam,

Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar