Sukses

Campak pada anak

25 May 2010, 11:43 WIB
Wanita, 21 tahun.
Dok,ank prmpuan sy (7bln) mnglami pnas dan ad beruntusan merah.Saat ke dkter blg ank sy kna tampek (campak) lalu d'berikan antibiotik,bdak,obt trun pnas.Stlah 2hr bintik2 merah itu brubah wrna'y jd lbh glap cnderung kehitaman.Apkah itu wjar?Brpa hr smpai ank sy btul2 smbuh.Trma ksih( perempuan, 21 thn,160 cm,58 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat,

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari Klikdokter.

 

Penyakit campak, atau yang dalam dunia kedokteran dikenal sebagai measles (rubeola), merupakan suatu infeksi oleh  Paramyxovirus yang sangat menular. Ditandai oleh adanya demam, batuk, mata merah (konjungtivitis), yang diikuti oleh munculnya ruam (merah-merah) pada kulit.

 

Hal yang dialami oleh anak anda saat ini memang wajar dialami oleh penderita campak. Anak yang menderita campak akan mengalami demam yang berlangsung selama 3-5 hari yang diikuti oleh munculnya kemerahan pada kulit yang terasa agak gatal. Awalnya ruam merah ini terdapat di wajah, yang dengan cepat akan meyebar ke seluruh tubuh. 3-5 hari setelah muncul ruam kemerahan di kulit, suhu tubuh akan mulai turun dan pasien akan merasa lebih baik.

 

Setelah 3 hari ruam kemerahan di kulit berangsur-angsur akan menghilang sesuai urutan timbulnya. Ruam kulit menjadi kehitaman dan mengelupas yang akan menghilang setelah 1-2 minggu. Biasanya penderita campak akan sembuh dalam 10 hari sejak gejala awal timbul.

 

Untuk mencegah penularan campak ke orang-orang disekitar, dianjurkan agar anak anda diisolasi dari anak-anak lain dan orang-orang disekitar yang belum pernah mendapatkan vaksin campak selama 4 hari setelah muncul ruam merah pada kulitnya. Seseorang yang sudah pernah menderita campak akan mendapatkan kekebalan seumur hidup terhadap penyakit ini, karena itu jika anak anda sudah pernah menderita campak, anda tidak perlu memberikan imunisasi campak kepada anak anda saat usianya 9 bulan.

 

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai penyakit campak, anda dapat membaca artikel Kami yang berjudul Campak. Semoga dapat bermanfaat (DP)

 

Salam,

(Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar