Sukses

Nyeri haid hingga keringat dingin

07 May 2010, 13:41 WIB
Pria, 27 tahun.
Kepada pengasuh konsultasi di klik dokter. Langsung saja, saya pasutri baru,usia 2 bulan menikah. setelah 1 bulan haid istri lancar, +- 1 minggu setelah haid pertama istri pusing dan demam.setelah periksa ada kemungkinan positif (masih kemungkinan). setelah kami tunggu pas mendekati tanggal haid istri..ternyata istri mens,diketaui dari bercak yang terlihat. tetapi haid yg kedua setelah menikah tersebut sakit banget melebihi haid2 sebelumnya (yg semula tidak pernah meminum sperti kiranti,minta untuk dibelikan,keringat dingin,dan pokoknya sakit banget),saya panik tetapi istri tidak mau untuk periksa.setelah hari kedua setelah haid yg sakit td, agak reda dan bisa beraktifitas. yang menjadi pertanyaan saya,sebenarnya apa yang sedang terjadi dalam kandunga/rahim/badan istri saya? trus langkah apa yg harus saya lakukan? ada kemungkinan terjadi pada rahimnya ngga? mohon informasinya (mohon kirim jawaban ke email saya). sebelum dan sesudahnya,saya ucapkan terimakasih. Prast( laki-laki, 27 thn,171 cm,68 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/Saudara yang Terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Nyeri saat menstruasi adalah salah satu keluhan yang seringkali dirasakan oleh para wanita. Biasanya dirasakan di perut bagian bawah yang timbul setiap hari ke-1 hingga hari ke-3 dari siklus menstruasi. Rasa nyeri yang diarasakan oleh setiap wanita berbeda beda, dapat berupa nyeri ringan maupun berat hingga mengganggu aktivitas sehari hari. Jika nyeri yang dirasakan sangat berat dan mengganggu aktivitas sehari hari dikenal dengan nama dismenorea. Keadaan yang dialami istri Anda merupakan dismenorea yang berat hingga merasa badannya keringat dingin. Terdapat dua jenis dismenore, yaitu :

  • Dismenorea primer : dismenore tipe ini timbul sejak haid pertama dan akan pulih sendiri dengan berjalannya waktu dengan lebih stabilnya hormon tubuh . Nyeri haid ini adalah normal, dan tidak membahayakan kesehatan. Dismenorea ini terjadi murni karena kontraksi otot rahim saat menstruasi akibat dari hormon prostaglandin
  • Dismenorea sekunder : biasanya baru timbul di kemudian hari setelah menstruasi pertama. Dismenore ini dapat disebabkan oleh beberapa panyakit/kelainan penyebab, antara lain : kelainan atau penyakit seperti infeksi rahim, kista atau polip, tumor sekitar kandungan,dll.

Apabila dismenorea yang dirasakan adalah dismenorea primer maka tidak akan ada masalah, namun apabila penyebabnya adalah dismenorea sekunder, maka ada kemungkinan terdapat gangguan seperti disebutkan diatas yang tentunya harus ditangani karena dapat mengganggu kesuburan. Jika nyeri haid istri Anda baru dialami akhir-akhir ini (dismenorea sekunder), segera periksakan istri Anda ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk mengetahui penyebab sebenarnya dari dismenorea ini dan mendapat penatalaksaan yang tepat sedini mungkin.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (RIPI)

Salam,

Redaksi Klikdokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar