Sukses

Cara lancarkan siklus haid

08 Apr 2010, 13:29 WIB
Wanita, 25 tahun.
dear Dokter, sudah 2 bulan ini saya tidak haid..jadwal haid saya biasanya teratur,setiap awal bulan dengan lama 8 hari..apakah stress bisa membuat darah haid tidak keluar..karena pada bulan yg lalu sepertinya saya sudah mengalami PMS, namun haid tidak kunjung datang hingga bulan ini. Saya mencoba meminum EM-kapsul yang katanya bisa melancarkan siklus haid yang tidak teratur namun tetap belum haid sampai sekarang. Apakah obat seperti itu bisa berbahaya? Mohon bantuan penjelasannya dok.. terima kasih.. ( perempuan, 25 thn,146 cm,41 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat,


Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

 

Siklus haid normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. Siklus haid diketahui dengan cara menghitung jarak hari dari hari pertama menstruasi hingga hari pertama menstruasi pada bulan berikutnya. Jika siklus haid jauh di luar kisaran normal, dapat dikatakan siklus haid tidak teratur. Sebelum  berpikir terlalu jauh mengenai adanya gangguan berat pada diri Anda. Siklus haid tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain adalah:

 

 

  • Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
  • Stres psikologis. Keadaan stress memang dapat mengacaukan kerja hormon reproduksi wanita. 
  • Atlit
  • Kekurangan vitamin K
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kelainan pembekuan darah
  • Gangguan hormon tiroid

Coba evaluasi diri Anda terlebih dahulu, apakah Anda mengalami salah satu faktor-faktor tersebut. Jika Anda merasa tidak mengalaminya sama sekali, konsultasikan pada dokter kebidanan dan kandungan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Jika ternyata keadaan siklus haid Anda yang tidak teratur ini menjadi berkepanjangan, peran USG dibutuhkan untuk mengetahui ketebalan dinding rahim Anda. Jika ternyata tipis, maka tidak akan dapat dipicu dengan mengonsumsi kapsul tersebut. 

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (RIPI)


Salam,


Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar