Sukses

kriteria behel yg baik gimana?

20 Oct 2014, 09:50 WIB
Wanita, 23 tahun.
dok saya kepingin pasang behel,,kira2 kriteria behel yang baik itu gimana ya?trus gimana cara kita milih mana dr yang bagus cara pemasangannya?trimakasih( perempuan, 23 thn,159 cm,47 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Sdri. yang terhormat,
Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi Klikdokter.com.
Pertama-tama, ada yang ingin saya tanyakan, apa keluhan yang Anda rasakan sehingga Anda merasa perlu untuk mendapatkan perawatan orthodontik?
Alat orthodontik (yang umum dikenal sebagai behel) ada dua jenis yaitu yang lepasan dan cekat. Alat ortho lepasan dapat dilepas pasang sendiri oleh pasien, dan hanya dapat digunakan untuk merawat kasus ringan. Sedangkan alat ortho cekat tidak dapat dilepas pasang oleh pasien, biasanya waktu pemasangan lebih lama bergantung pada masing-masing kasus. Penentuan jenis mana yang dipakai bergantung pada pemeriksaan dokter gigi, setelah pemeriksaan hubungan gigi geligi atas dan bawah, pencetakan rahang dan pembuatan model rahang (dari gips) untuk analisa kebutuhan ruang, dan dari pemeriksaan foto rontgen. Foto rontgen yang dibutuhkan ada 2 yaitu panoramik dan cephalometri, untuk melihat apakah ada faktor skeletal (pertumbuhan tulang yang mempengaruhi.
Mengenai jenis-jenis bracket ada berbagai macam ada yang dari metal, ceramic, komposit dan dengan berbagai merk dan sistem/mekanisme kerja. Semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Yang lebih penting adalah pemilihan jenis kawat tersebut didasarkan pada pertimbangan sesuai dengan kasus dan tujuan perawatan.
Perlu diingat, perawatan orthodontik ada aturannya, tidak bisa sembarangan, ada standar operasionalnya. Tidak dapat dikatakan behel ada kriteria baik atau buruk, karena semua jenis memiliki fungsi masing-masing dan kembali lagi bergantung pada kasus masing-masing pasien. Namun tidak semua yang mahal berarti lebih baik. Selain itu ada baiknya Anda berkonsultasi ke dokter gigi spesialis orthodontik yang memiliki kompetensi untuk melakukan perawatan orthodontik. Kasus ringan sebetulnya bisa saja dirawat oleh drg umum, namun karena pemasangan alat ortho cekat tidak diberikan dalam kurikulum saat pendidikan drg, maka drg umum mendapat ilmu hanya dari kursus ortho yang jauh lebih singkat. Bandingkan dengan drg spesialis orthodontik yang menempuh pendidikan spesialis orthodontik di lembaga pendidikan resmi (fakultas kedokteran gigi). Jangan mengejar perawatan murah namun tidak jelas hasilnya, karena tidak dilakukan oleh drg yang kompeten, apalagi tukang gigi yang sama sekali tidak kompeten namun sekarang makin banyak yang menawarkan perawatan orthodontik.
Demikian informasi yang dapat saya sampaikan, semoga dapat membantu Anda.
Drg. Martha Mozartha
Pengasuh Rubrik Kesehatan Gigi dan Mulut Klikdokter.com

    0 Komentar

    Belum ada komentar