Sukses

Pertumbuhan janin terhambat

18 Oct 2014, 11:52 WIB
Wanita, 27 tahun.
Salam dok.. Saya ingin tanya, saya sedang mengandung anak ke dua, haid terakhir saya lupa karena memang setelah kelahiran anak pertama haid saya tidak teratur. menurut perkiraan dokter usia kandungan saya sekarang sudah 32 minggu, dan berat janin saya 1,567 kg dan dokter bilang terlalu kecil, dan disarankan makan es krim saja, dan tes lab (darah n urin) untuk memastikan apakah janinnya memang bakat kecil atau karena terjadi sesuatu, kan saya jadi rada deg2an dok, mohon masukannya dok.. Terimakasih sebelumnya...( perempuan, 27 thn,150 cm,40 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat,


Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Pada kehamilan 32 minggu, seharusnya bayi memiliki berat 1,7-1,8 kg. Sedangkan berat janin Anda lebih rendah dari berat ideal janin pada kehamilan 32 minggu. Keadaan ini tentunya dicurigai mengarah pada suatu keadaan yang disebut pertumbuhan janin terhambat. (PJT). 

Beberapa penyebab yang menyebabkan PJT adalah:

  • Insufisiensi plasenta: kurangnya aliran darah pada rahim (uterus) dan plasenta
  • Penyakit kronis pada ibu seperti jantung, diabetes dan hipertensi
  • Letak plasenta yang tidak normal
  • Kelainan genetik
  • Kelainan bentuk pada bayi
  • Kelainan imunologi
  • Infeksi
  • Penyakit metabolik
  • Merokok, alkohol, obat-obatan
  • Kehamilan kembar
  • Status sosioekonomi rendah

Memang, berat badan janin Anda yang relatif rendah dibandingkan bayi seusianya harus diketahui penyebabnya. Apakah dikarenakan nutrisi atau gaya hidup sang ibu yang kurang baik sehingga menyebabkan janin berukuran kecil,ataukah memang terdapat kelainan. Untuk itu, sebaiknya Anda mencoba memperbaiki nutrisi Anda terlebih dahulu dengan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Es krim tetap boleh Anda konsumsi, namun tentunya jangan lupakan makanan utama lainnya. Selain itu, hindari merokok (baik sebagai perokok aktif maupun pasif), alkohol, obat-obatan (berhati-hati dalam memilih obat jika terdapat keluhan sehari-hari seperti batuk, pilek). Sembari menjalani hidup sehat, periksakan darah dan urin di laboratorium untuk mengetahui adanya infeksi ataupun tanda-tanda lain yang dapat menjadi penyebab PJT-seperti adanya penyakit diabetes atau penyakit kronis lainnya. Selain itu, selalu monitor perkembangan janin Anda dengan memeriksakan diri secara rutin pada dokter kebidanan dan kandungan Anda.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (RIPI)


Salam,


Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar