Sukses

Geraham rusak bisa pakai behel?

30 Mar 2010, 10:56 WIB
Wanita, 21 tahun.
gigi gerahang saya berlubang dan sudah dicabut untuk yang sebelah kanan, tp sekarang pindah kesebelah kiri juga berlubang, dan itu menyebabkan mulut saya bau bagaimana cara mengatasinya? kalo gigi saya ini saya pasang kawat gigi kira2 bisa atau tidak? karena gigi gerahangnya sudah rusak? dan apa efek negative dari pasang kawat gigi? terima kasih( perempuan, 21 thn,155 cm,45 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Sdri. yang terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.
Gigi berlubang dapat menimbulkan bau nafas tak sedap sebab makanan sering terjebak di dalam lubang dan sulit dibersihkan akibatnya mengalami pembusukan oleh bakteri dan menghasilkan gas sulfur. Gas tersebut yang menyebabkan bau tak sedap. Solusinya gigi tersebut harus segera ditambal agar tidak terlanjur rusak berat sehingga terpaksa dicabut seperti gigi molar (geraham) kanan Anda.

Kebiasaan mengunyah satu sisi juga tidak baik dilakukan terus menerus sebab lama-kelamaan dapat memicu kelainan pada sendi rahang (TMJ=temporomandibular joint). TMJ pada sisi yang digunakan untuk mengunyah menerima beban yang lebih berat dan terjadi hanya pada satu sisi, dan hal ini berdampak buruk pada TMJ tersebut.

Selain dari gigi molar (geraham) tersebut, apa kelainan pada gigi geligi Anda yang lain sehingga membuat Anda ingin dirawat orthodontik?Apakah susunan gigi tidak rapih atau gigitan tidak normal atau ada keluhan lainnya?Perawatan orthodontik dapat dilakukan setelah dokter gigi mencetak rahang pasien, melakukan pemeriksaan foto rontgen yaitu panoramik dan cephalometri, dan melakukan analisa kebutuhan rahang dari cetakan rahang pasien. Perawatan orthodontik ada standar prosedur dan aturannya, tidak bisa dilakukan sembarangan agar tercapai gigitan yang normal dan hubungan gigi atas dan bawah yang harmonis. Kasus ringan dapat dilakukan oleh dokter gigi umum namun sebaiknya perawatan orthodontik dilakukan oleh dokter gigi spesialis orthodonti (drg Sp.Ort) yang berkompetensi untuk perawatan ortho. Dokter gigi umum yang merawat ortho pada umumnya mendapatkan ilmu perawatan ortho dari kursus-kursus singkat, sedangkan drg Sp.Ort mendapatkan ilmu dari pendidikan spesialis di FKG serta melakukan perawatan pada sejumlah pasien selama pendidikan spesialisnya tersebut dibawah bimbingan dan pengawasan staf pengajar spesialis ortho.

Dampak negatif dari perawatan orthodontik sebetulnya sangat minimal selama perawatan dilakukan oleh dokter gigi yang kompeten dan pasien menjaga kebersihan gigi dan mulut selama penggunaan kawat ortho secara maksimal. Namun bila perawatan dilakukan oleh drg yang tidak kompeten apalagi dilakukan oleh tukang gigi, sering terjadi susunan gigi pasien malah bertambah parah, kerusakan tulang akibat pemberian tekanan pada kawat yang berlebihan saat aktivasi,  dan bahkan menyebabkan kelainan pada profil wajah. Selain itu jika pasien tidak disiplin dalam menjaga oral hygiene, sering terjadi peradangan pada gusi yang disebabkan penumpukan plak, selain itu dapat terjadi karies dini dibawah bracket (behel) ortho.

Demikian informasi yang dapat saya sampaikan, semoga dapat membantu Anda.

Drg.Martha Mozartha
Pengasuh Rubrik Kesehatan Gigi dan Mulut Klikdokter.com

    0 Komentar

    Belum ada komentar