Sukses

Perlukah pemeriksaan kesuburan?

29 Mar 2010, 18:15 WIB
Wanita, 30 tahun.
Dokter, saya sudah menikah 1thn lebih, sampai sekarang saya belum hamil. Menstruasi saya teratur setiap bulannya dan tanpa keluhan sakit. Saya pernah ke Dr.kandungan dan USG rahim. Kata Dokter rahim saya bersih dan letaknya normal. Yg mau saya tanyakan, perlukah saya cek kesuburan tahap berikutnya? ( perempuan, 30 thn,150 cm,48 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat,


Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Sedikitnya hanya sekitar 85% pasangan suami istri yang akan hamil dalam satu tahun pertama pernikahan dan 92% pada tahun kedua pernikahan. Seseorang baru dapat dikatakan memiliki masalah infertilitas primer (gangguan kesuburan) apabila telah memenuhi kriteria berikut, yaitu : belum memiliki keturunan setelah 1 tahun berhubungan seksual teratur (2-3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi. "Lalu bagaimanakah frekuensi dan kualitas hubungan seksual Anda selama ini? 

Apabila telah memenuhi kriteria infertilitas primer di atas, maka perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk mencari penyebabnya, baik dari pihak suami maupun istri. Jika Anda sudah menjalankan pemeriksaan USG rahim, terdapat pemeriksaan lain seperti HSG ataupun kadar hormon. Namun tentunya kedua jenis hormon tersebut dilakukan jika diperlukan dan jika dicurigai adanya kelainan yang mengarah kesana. Selain Anda, suami Anda juga perlu menjalani beberapa pemeriksaan seperti anatomi organ reproduksi dan analisis sperma. Pemeriksaan analisis sperma dapat menjadi acuan informasi mengenai kesehatan sperma.

 

 

Selain beragam pemeriksaan untuk mengetahui kesehatan organ reproduksi Anda dan suami, tentunya yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Perlu juga diperhatikan:

 

 

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami)

  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas

  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.

  • Ketahui masa subur Anda, dan lakukan hubungan intim 3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas). 

Sulitnya anda memperoleh keturunan mungkin disebabkan karena selama ini anda selalu melakukan hubungan seksual pada saat yang tidak tepat, yaitu bukan pada masa subur anda. Masa subur adalah masa dimana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur Anda, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid Anda dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi anda berlangsung teratur selama 27-28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi anda adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika anda melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu.

 

Berikut adalah beberapa artikel kami yang dapat Anda akses terkait persiapan kehamilan pada pasangan suami-istri:

Merencanakan Kehamilan

Sepuluh Cara Meningkatkan Kesuburan

Persiapkan Kehamilan dengan Konsumsi Asam Folat

Berusaha terlebih dahulu dan setelahnya berdoa dan pasrahkan pada Tuhan. Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. 

Salam,


Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar