Sukses

Susu formula sebabkan feses keras?

09 Mar 2010, 16:42 WIB
Wanita, 25 tahun.
sore dok.. bayi saya 1 minggu lg berusia 1 thn,saya masih memberikan asi ditambah susu formula tetapi sdh 4 hari ini saya beralih susu lanjutannya yg untuk usia 1-3 thn dengan merk yg sama, tetapi kenapa yah semenjak susunya diganti yg lanjutan BAB nya menjadi keras apakah ada pengaruhnya dr susunya itu.sebelumnya BAB nya lancar2 saja.jika saya ingin mengganti dengan merk yg lain gimana cara u beralihnya apakah langsung saja di ganti atau di mix dahulu.klo memang di mix dahulu perbandingannya berapa dengan susu yg lama.tks( perempuan, 25 thn,170 cm,65 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudara yang Terhormat,


Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Perlu diingat bahwa pada bayi seusia anak Anda, anak sudah dapat diberikan makanan pendamping ASI (MPASI) seperti buah-buahan dan nasi tim yang dihaluskan. Sehingga selain memperhatikan kedua jenis susu tersebut (ASI dan susu formula), perhatikan juga kebutuhan akan serat yang terkandung pada buah-buahan ataupun sayur-sayuran. Coba tambahkan sedikit lebih banyak pemberian buah ataupun sayur. Serat makanan mempunyai daya serap air yang tinggi. Adanya serat makanan dalam feses menyebabkan feses dapat menyerap air yang banyak sehingga volumenya menjadi besar dan teksturnya menjadi lunak. Selain itu, adanya volume feses yang besar akan mempercepat konstraksi usus untuk lebih cepat buang air – waktu transit makanan lebih cepat sebelum akhirnya keluar melalui anus. 

Sebagai informasi tambahan yang mudah-mudahan dapat membantu, kami sarankan untuk membaca artikel yang kami miliki dengan judul Jadwal Makan Bayi dan Jenis-jenis Makanan Bayi. Silahkan tekan tombol klik kiri pada kedua judul tersebut.

Sedangkan mengenai penggantian susu formula dapat dilakukan perlahan-lahan dengan dicampur terlebih dahulu agar bayi dapat beradaptasi lebih baik. Hal ini dikarenakan fungsi pencernaan bayi sendiri masih belum sempurna. Anda dapat mencampurkannya sedikit demi sedikit dan perlahan-lahan mengganti penuh susu formula dari A ke B. 

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (RIPI)


Salam,


Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar