Sukses

Telat imunisasi Hib

19 Oct 2014, 04:17 WIB
Wanita, 40 tahun.
Dok, Saya punya bayi umur 11 bulan. Pertanyaan saya yang pertama : Bolehkah diimunisasi Hib ? Kalau boleh, masih efektifkah jika imunisasi dilakukan ? Pertanyaan saya kedua : Anak saya dari lahir BAB nya tidak teratur. kadang setiap hari, kadang 3 - 4 hari sekali sampe ada sedikit darah di fesesnya. Padahal saya sudah memberi sayur pada buburnya dan selingan buah seperti pepaya dan pisang. Kenapa bisa seperti itu ? Berbahayakah pada pencernaannya ?( perempuan, 40 thn,148 cm,56 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat,


Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Imunisasi Hib sebenarnya dapat diberikan mulai usia 2 bulan, dan diberikan dengan jangka waktu 2 bulan yaitu pada usia 2,4,6, dan  15-18 bulan. Imunisasi ini dapat diberikan terpisah atau dikombinasikan dengan Imunisasi DPT. Coba periksa kembali, apakah pemberian imunisasi Hib sudah dikombinasikan dengan DPT sebelumnya? Jika belum, menurut CDC (Center for Disease Control and Prevention) Anda tetap dapat memberikan dosis pertama Hib pada saat ini di usia 11 bulan, dan kemudian berikan dosis kedua dengan selang waktu 4 minggu. Kemudian dosis yang ketiga (terakhir) diberikan pada usia antara 12-15 bulan. Jadi hanya sebanyak 3 kali.

Mengenai frekuensi buang air besar pada bayi bervariasi, dapat 4 - 10 kali sehari atau sebaliknya, sekali dalam 3 - 7 hari. Bila bayi minum ASI, BAB-nya bisa 12-15 kali dalam sehari. Pada umumnya, kesulitan buang air besar terjadi pada bayi yang pertama kali diberikan susu formula atau makanan pendamping atau dalam kata lain bayi mulai diperkenalkan dengan makanan padat. Untuk bayi berusia lebih dari 6 bulan, mungkin bayi tersebut kekurangan cairan dan serat dalam makanan. Kemungkinan berikutnya adalah pembuatan susu formula yang terlalu pekat atau kental. Untuk mengatasinya, Anda dapat memberikan lebih banyak cairan dan mengencerkan susu yang diminumnya. Belum BAB 3 hari masih tergolong normal.

Sedangkan adanya darah pada feses harus ditelusuri lebih jauh lagi. Apakah darah bercampur dengan feses atau terpisah? Karena jika bercampur berarti memang terdapat gangguan pada sistem pencernaan, tetapi jika terpisah kemungkinan terdapat luka pada saluran anus yang disebut dengan fisura ani. Atau apakah feses bercampur dengan lendir? Karena feses yang bercampur dengan lendir umumnya disebabkan karena adanya infeksi pada sistem pencernaan. Selain kemungkinan tersebut, keadaan lain yang umum terjadi adalah alergi.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (RIPI)


Salam,


Redaksi Klikdokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar