Sukses

Haid pasca penggunaan IUD

20 Oct 2014, 00:24 WIB
Wanita, 25 tahun.
selamat siang dok. saya seorang ibu rumah tangga sayan ingin bertanya dok. saya sekarang sedang menggunakan kb spiral, dari awal pemakaian hingga usia 4 bulan saya tidak mendapatkan menstruasi. sampai di bulan ke 5 pemakaian baru saya dapat menstuasi. setelah itu saya tidak dapat lagi ( tidak rutin) hingga usia pemakaiaan ke 8 bulan. dan waktu itu saya dapat menstruasi sekita tanggal 11 dan selesai 18 kemudian sekitar tanggal 27 saya dapat haid lagi. yang saya tanyakan apakah saya haid lagi atau itu pendarahan. saya baru kali ini mengalami hal ini. saya mengalami haid 2 kali dalam sebulan. dan ini kemungkinan samapai bulan berikutnya. apa ini dalam ini baik bagi saya. dan sedikit info , saya masih dalam tahap menyusui tapi hanya malam hari saja. demikian dok ... sebagai pertimbangan saya juga dulu pernah konsultasi masalah spiral juga dulu. thanks before dok .. semoga jawaban dokter bermanfaat untuk saya.( perempuan, 25 thn,150 cm,60 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat, 


Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Sebenarnya istilah KB spiral kurang tepat digunakan karena KB spiral itu mengacu pada jenis KB yang bentuknya seperti spiral, dimana kini sudah tidak diproduksi lagi. Jenis KB yang saat ini menyerupai KB spiral- dimasukkan ke dalam rahim- adalah IUD (Intra Uterine Device) atau AKDR (Alat kontrasepsi Dalam Rahim). Sekarang yang tersedia antara lain Copper T atau Nova T dengan kandungan tembaga. Ada juga yg terbaru IUS (Intra Uterine System) bentuknya mirip copper T tetapi zat aktifnya hormon. IUD merupakan salah satu jenis KB yang paling direkomendasikan oleh WHO, sangat murah dan efisien karena cukup sekali pemakaian yang dapat bertahan hingga 10 tahun, serta dilakukan oleh tenaga medis. Kedua jenis IUD tersebut, baik yang mengandung tembaga ataupun hormon progestin aman digunakan pada masa menyusui serta tidak mengganggu produksi serta kualitas ASI.

Di balik keamanannya, IUD juga memiliki efek samping sementara yang terjadi tergantung pada penerimaan masing-masing tubuh terhadap efek samping. Namun, jangan khawatir, efek samping tersebut tidak bersifat permanen. Diantaranya adalah penyesuaian siklus haid selama beberapa bulan pertama seperti yang Anda alami. Mengenai haid atau perdarahan seperti yang Anda tanyakan, mungkin maksudnya apakah yang Anda alami adalah perdarahan normal (haid) ataukah perdarahan abnormal,karena sebenarnya haid pun juga merupakan suatu perdarahan yang berasal dari kontraksi otot rahim, dimana kontraksi otot rahim itu pun terjadi akibat pengaruh hormon tubuh. Selama perdarahan yang terjadi tidak terus menerus sehingga menyebabkan anemia (kurang darah), maka masih dapat ditolerir. Namun jika  perdarahan yang terjadi menyebabkan tubuh Anda sangat lemas, kurang energi dan berlagsung terus menerus, segera konsultasikan dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk kemungkinan penyebab lainnya.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (RIPI)


Salam,


Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar