Sukses

Test pack positif pasti hamil?

20 Oct 2014, 08:35 WIB
Wanita, 26 tahun.
saya dah telat 9 hari..telat hari ke-5,7,8 tespek dengan merk berbeda positif..mulanya samar trus semakin jelas...ke dokter di usg perut n vaginal ktnya gak hamil..ktnya hormon saya gak stabil..trus dikasih obat norelut norethisterone..saya bingung diminum gak obatnya?...apakah tespek bukan jaminan kl hamil padahal dengan merk berdeda?...mksih (perempuan, 26 thn,155 cm,45 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang terhormat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter.

Kami dapat memahami perasaan Anda saat ini. Sebelumnya perlu diketahui apakah siklus menstruasi Anda teratur. Dengan demikian dapat diperkirakan kapan masa subur Anda, dan jika Anda hamil, berapakah perkiraan usia kehamilan Anda saat ini. 

Perlu diketahui bahwa terdapat beberapa kondisi yang dapat membuat hasil positif yang palsu pada pemeriksaan test pack, yaitu didapatkannya hasil positif tanpa disertai kehamilan. Di antara beberapa kondisi tersebut adalah:

  • pada kondisi urin yang terlalu lama ditampung sebelum diperiksa,
  • pengaruh obat atau bahan kimia (pemakaian b-hCG untuk terapi kesuburan dan diet, obat diuretik dan obat anti Parkinson, bahan kimia atau sabun yang terkontaminasi pada urin, vitamin C dosis tinggi),
  • adanya tumor dalam tubuh yang menghasilkan b-hCG seperti tumor jaringan plasenta (trofoblastik), tumor indung telur yang menghasilkan b-hCG dll.

Memang pemeriksaan ini dapat mendeteksi kehamilan dengan tingkat keakuratan tinggi (mencapai 99%), namun mengingat kemungkinan hasil positif palsu, hasil pemeriksaan tersebut masih perlu dikonfirmasi dengan pemeriksaan USG.

Mempertimbangkan cerita Anda, kemungkinan hamil itu memang ada, akan tetapi sangatlah sulit untuk menentukannya, mengingat usia kehamilan Anda yang masih sangat dini untuk dapat dipastikan melalui pemeriksaan USG. Sedangkan masih banyak kondisi lain yang dapat menyebabkan keluhan serupa, termasuk gangguan hormonal seperti yang dikatakan oleh dokter Anda. "Lantas, apakah dokter Anda pernah menganjurkan Anda untuk menjalani pemeriksaan hormonal?"

Obat yang diberikan oleh dokter Anda mengandung hormon norethisterone yang sangat dikontraindikasikan pada ibu hamil, sehingga penggunaannya harus dilakukan secara hati-hati. Kami sarankan sebaiknya Anda tidak mengonsumsi obat tersebut sementara waktu hingga dapat dipastikan kembali mengenai ada/tidaknya kehamilan pada Anda. Kehamilan dapat terdeteksi dengan ditemukannya sejumlah hormon B-hCG dalam darah dan urin. Hormon B-hCG ini dilepaskan ke aliran darah setelah embrio melekat ke dinding rahim (8 - 12 hari post konsepsi).  Level B-hCG di darah akan mulai pada 5 IU/L dan akan terus meningkat (berlipat setiap 2-3 hari), dan kebanyakan wanita akan positif pada hari ke 11-12 post konsepsi. Peningkatan kadar B-hCG dalam darah pada kehamilan adalah sebagai berikut:

 

Hari setelah pembuahan
Kadar B-HCG (IU/L)
7          0 - 5
14     5 - 426
21      18 - 7340
28       1080 - 56500
35 - 42   7650 - 229000
49 - 70   25700 - 288000
77 - 100    13300 - 254000

Pemeriksaan B-hCG dalam darah lebih sensitif dibandingkan pemeriksaan menggunakan test pack. Pertimbangkanlah untuk melakukan pemeriksaan B-hCG darah untuk memastikan kadar hormon B-hCG Anda, atau paling tidak mengulang pemeriksaan test pack satu minggu kemudian (tentu saja dengan memperhatikan kondisi-kondisi penyebab positif palsu di atas). Jika hasil pemeriksaan negatif, maka Anda dapat mengonsumsi obat hormon tersebut, tapi tidak jika hasilnya masih positif. Diskusikan hal ini dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda kembali atau dokter spesialis kebidanan dan kandungan yang lain untuk pendapat kedua (second opinion).

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. (SO)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar