Sukses

Keputihan, siklus haid, dan pil KB

16 Oct 2014, 22:47 WIB
Wanita, 40 tahun.
bgn sy mau tany... akhr2 ini saya mendapatkan keputihan yang ciri2ny berwarna kuning-kuningan dan agak bau dan juga agak gatal... saya sudah pakai pantylinersi dan obat sirih yang dijual pasaran tapi tetap saja sama itu knp ya dok??? dan haid saya tidak teratur dan saya sudah pakai pil kb selama 17 tahun.. apakah itu berpengaruh terhadap haid saya??? terimakasih (perempuan, 40 thn,160 cm,58 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang terhormat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter.

Kami dapat memahami perasaan Anda saat ini. Tentunya berbagai keluhan tersebut telah membuat Anda merasa khawatir dan tidak nyaman.

Keputihan atau dalam bahasa medis disebut fluor albus, adalah cairan (bukan darah) yang keluar dari vagina. Pada saat tertentu, memang dapat terjadi peningkatan jumlah cairan vagina secara fisiologis, antara lain dalam kondisi peningkatan jumlah hormon pada sekitar masa haid atau saat hamil, rangsang seksual, stres atau kelelahan, dan penggunaan obat-obatan atau alat kontrasepsi. Akan tetapi hal tersebut bukanlah merupakan suatu pertanda adanya penyakit. Keputihan pada kondisi ini akan tampak bening (tidak berwarna), tidak berbau, tidak banyak, dan tidak menimbulkan keluhan seperti rasa gatal atau terbakar pada kemaluan.

Akan tetapi, penggunaan kontrasepsi yang cukup lama dapat merubah flora normal yang terdapat dalam liang vagina menjadi lebih rentan terhadap infeksi. Saat ini, keputihan yang Anda alami sudah berbau, gatal, dan berwarna kekuningan. Pada kondisi ini perlu dilakukan pemeriksaan cairan vagina secara mikroskopik untuk mengetahui jenis kuman penyebabnya. Dengan demikian baru dapat ditentukan obat apa yang sesuai untuk mengatasinya. Untuk itu kami sarankan sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit dan kelamin atau dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk tatalaksana yang optimal.

Adapun kami tidak menganjurkan Anda untuk mencuci vagina menggunakan berbagai produk antiseptik, termasuk daun sirih. Tindakan ini apabila dilakukan terlalu sering dan berlebihan justru akan mendatangkan lebih banyak kerugian dibandingkan manfaatnya, karena selain mematikan kuman jahat, antiseptik juga dapat mematikan kuman baik yang melindungi liang vagina. Selain itu, beberapa produk antiseptik dapat bersifat iritatif sehingga risiko terjadinya peradangan atau infeksi menjadi lebih besar.

Berikut adalah beberapa hal lain yang perlu Anda perhatikan terkait keputihan yang Anda alami:

  • hindari penggunaan celana yang ketat dengan bahan yang tidak menyerap keringat
  • hindari penggunaan produk-produk yang mengandung pewangi, termasuk tisu, sabun, panty liners yang dapat menyebabkan iritasi
  • jagalah kebersihan dan kekeringan daerah kemaluan Anda.
  • bila hendak membilas kemaluan Anda, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang, lalu keringkan menggunakan handuk
  • manajemen stres
Selain keputihan, masalah perubahan siklus haid juga umum ditemukan pada ibu-ibu pengguna kontrasepsi hormonal. Namun baiknya dilakukan evaluasi terlebih dahulu untuk menyingkirkan berbagai kemungkinan penyebabnya, terutama yang bersifat patologis (penyakit). Untuk itu kami sarankan sebaiknya Anda berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda. Menggunakan obat-obatan hormonal dalam jangka waktu yang lama bukannya tidak memiliki risiko. Jadi, apabila Anda sudah tidak ingin memiliki keturunan lagi, ada baiknya untuk mempertimbangkan metoda kontrasepsi lain seperti alat kontrasepsi dalam rahim atau tubektomi. Diskusikanlah hal ini dengan dokter Anda, agar dapat tercapai solusi yang terbaik untuk Anda saat ini.
 
Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. (SO)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar