Sukses

Pengaruh herpes pada kehamilan

16 Oct 2014, 21:56 WIB
Wanita, 20 tahun.
saya perempuan belum menikah, 1 bulan yang lalu saya menderita harpes simplek tipe 2. saya sudah mendapatkan obat asiklovir 5 x 800 mg selama 5 hari, serta antibiotik, dan sekarang sudah tidak ada keluhan dan bagian V saya juga sudah seperti sebelumnya. apakah HS tipe 2 ini akan berpengaruh terhadap kehamilan saya nantinya jika saya hamil? dan apa yang mesti saya lakukan untuk menanggulangi hal tersebut? dan apakah asiklovir boleh sewaktu-waktu jika HS 2 kambuh, mengingat HS 2 sering kambuh?( perempuan, 20 thn,165 cm,49 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Herpes Simpleks Tipe 2 disebakan oleh virus HSV tipe 2 yang umumnya menyebabkan genital herpes (herpes di kemaluan). Kami akan mencoba menjawab beberapa pertanyaan Anda.

apakah HS tipe 2 ini akan berpengaruh terhadap kehamilan saya nantinya jika saya hamil? dan apa yang mesti saya lakukan untuk menanggulangi hal tersebut?

Herpes simplek akan mempengaruhi kehamilan apabila terdapat infeksi terutama di trimester ketiga kehamilan. Infeksi di saat ini dapat menyebabkan penularan kepada janin yang terutama melalui jalan lahir. Apabila HSV ini sudah disembuhkan saat ini dan Anda memang tidak sedang hamil sekarang, maka akan sangat kecil kemungkinan janin Anda tertular herpes simpleks apabila Anda hamil nanti. Hal ini disebabkan karena adanya antibodi di tubuh Anda terhadap HSV tipe 2 yang akan masuk ke janin melalui plasenta dan melindungi janin dari infeksi HSC tipe 2. Apabila terjadi kekambuhan saat hamil, diskusikan hal tersebut dengan dokter kebidanan dan kandungan Anda.

apakah asiklovir boleh sewaktu-waktu jika HS 2 kambuh, mengingat HS 2 sering kambuh?

Pengobatan untuk HSV tipe 2 adalah antivirus jenis acyclovir, famiclovir, atau valacyclovir. Kami sarankan sebaiknya Anda berobat ke dokter apabila HSV tipe 2 ini kambuh kembali. Lakukanlah usaha pencegahan agar HSV tipe 2 ini tidak kambuh kembali, seperti menjaga daya tahan tubuh tetap vit dan hindari perilaku seks tidak aman.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (TRH)

Salam,

Redaksi Klikdokter.

    0 Komentar

    Belum ada komentar