Sukses

Serba-serbi vaksinasi HPV

18 Oct 2014, 01:57 WIB
Wanita, 39 tahun.
Dokter yg terhormat, Saya ingin menanyakan mengenai vaksinasi cancer servic. Idealnya seorang wanita utk melakukan vaksin umur brp ? dan apakah wanita yg sudah menikah & mempunyai anak juga diharuskan utk di vaksin ? Vaksin dilakukan berapa kali dan dalam jangka waktu berapa lama ? Demikian & terima kasih atas perhatiannya( perempuan, 39 thn,157 cm,58 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat,


Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami akan mencoba menjawab pertanyaan Anda mengenai seba-serbi dari vaksinasi kanker serviks. Berikut jawaban dari pertanyaan-pertanyaan Anda.

 

Idealnya seorang wanita utk melakukan vaksin umur berapa ?

Vaksinasi kanker serviks dikenal juga dengan vaksinasi human papiloma virus (HPV), yang merupakan cara pencegahan infeksi HPV yang merupakan faktor risiko utama penyakit kanker serviks. Infeksi ini menular lewat hubungan seksual, karena itu seksualitas perempuan pun menjadi salah satu faktor yang penting. Menurut Markowitz LE, Dunne EF dkk. dalam Recommendations of the Advisory Committee on Immunization Practices (ACIP)vaksinasi HPV secara rutin direkomendasikan untuk anak perempuan usia 11 dan 12 tahun, dan bahkan dapat dimulai pada usia 9 tahun. Bila belum mendapatkan atau menyelesaikan serial vaksinasi, dapat kemudian dikejar ketertinggalannya saat  usia 13 hingga 26 tahun. Namun, jika melihat cara penularannya yang melalui hubungan seksual memang vaksinasi HPV ini ideal diberikan sebelum perempuan aktif secara seksual. 


Vaksin dilakukan berapa kali dan dalam jangka waktu berapa lama ?

Sebenarnya ada banyak tipe HPV. Berdasarkan hasil penelitian diklasifikasikan menjadi tiga golongan (risiko tinggi, kemungkinan risiko tinggi, dan risiko rendah). Di antara tiga golongan tersebut, tipe HPV golongan risiko tinggi merupakan faktor penyebab utama kanker serviks, terutama tipe 16 dan 18. Mengacu pada fakta tersebut, dikembangkanlah vaksinasi HPV sebagai tindakan pencegahan primer kanker serviks (bukan terapi). Saat ini hanya terdapat dua jenis vaksin HPV yang beredar di pasaran: bivalent (untuk HPV tipe 16 dan 18) dan tetravalent/quadrivalent (untuk HPV tipe 16, 18, 6, dan 11). Vaksin jenis bivalent ditujukan untuk tipe HPV golongan risiko tinggi yang paling sering menyebabkan kanker serviks, sedangkan vaksin tipe tetravalent/quadrivalent juga ditujukan untuk tipe HPV 6 dan 11 yang seringkali menyebabkan kutil genital. Dari penelitian yang masih berjalan hingga kini, vaksin bivalent dapat memberikan efek proteksi minimal selama 53 bulan tanpa pemberian booster sedangkan vaksin quadrivalent minimal sekitar 36  bulan.

Apakah wanita yg sudah menikah & mempunyai anak juga diharuskan utk di vaksin ?

Jika Anda sudah menikah atau mempunyai anak, dengan kata lain sudah melakukan hubungan seks sebelum vaksinasi, maka kemungkinan Anda terpapar dengan virus HPV akan lebih tinggi. Akan lebih baik jika Anda melakukan pap smear terlebih dahulu untuk memastikan keadaan kesehatan leher rahim. Jika ditemukan adanya lesi pra kanker dari pap smear, tidak ada gunanya untuk melakukan vaksinasi. Yang harus dilakukan adalah mengobatinya terlebih dahulu, baru setelah diobati dapat melakukan vaksinasi untuk pencegahan selanjutnya. 

Pap smear dilakukan untuk melihat apakah ada perubahan seluler pada leher rahim yang dapat menjadi awal perkembangan kanker leher rahim. Mengingat hubungan seksual menjadi faktor risiko penyakit ini, pap smear dianjurkan untuk dilakukan 3 tahun setelah pertama kali aktif secara seksual. 

Sedangkan jika Anda sudah divaksin tanpa pap smear tapi sudah melakukan hubungan seksual, Anda tetap dapat melakukan pap smear untuk memastikan leher rahim dalam keadaan sehat.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (PI)


Salam,

Redaksi Klikdokter

 

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar