Sukses

Risiko hamil diatas 35 tahun

16 Oct 2014, 12:24 WIB
Wanita, 36 tahun.
Dear dokter..saya berusia 36 thn..beriko tidak jika saya hamil lagi..anak ke 2 saya mengalami spina bifida..apa yg saya harus lakukan jika saya hamil lagi..( perempuan, 36 thn,153 cm,60 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat,


Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kehamilan di atas usia 35 tahun memang memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan usia lebih muda. Beberapa risiko yang mungkin terjadi seperti:

  1. Masalah dalam kesuburan
  2. Tekanan darah tinggi & Diabetes. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan masalah bagi ibu dan bayi, seperti penyakit jantung dan stroke, pertumbuhan janin terhambat dan berat lahir rendah, lepasnya plasenta dari dinding rahim selama persalinan yang dapat menyebabkan perdarahan. Namun dengan perawatan sebelum persalinan yang baik dan teratur, permasalahan tersebut dapat dicegah. Sekitar 1 dari 4 wanita dapat masuk kedalam kondisi yang disebut preeklamsia, kondisi dimana tekanan darah ibu menjadi tinggi dan ditemukan protein dalam urin. Jika terlambat atau tidak ditangani maka ibu dapat jatuh kedalam kondisi kejang atau bahkan koma.
  3. Kehamilan kembar atau lebih
  4. Kelainan kromosom pada anak, tersering adalah Down Syndrome yaitu kombinasi kelainan retardasi mental dengan abnormalitas bentuk fisik akibat kelainan kromosom
  5. Keguguran
  6. Plasenta previa, kelainan letak plasenta yang menutupi jalan lahir
  7. Operasi caesar
  8. Bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR), bayi kurang dari 2500 gr atau lahir prematur (kurang dari 37 minggu kehamilan)

Namun untuk mengurangi risiko kejadian, hal yang dapat Anda dapat melakukan hal-hal berikut:

  1. Konsumsi multivitamin yang mengandung 400 mikrogram asam folat setiap hari sebelum hamil dan selama bulan pertama kehamilan untuk membantu mencegah gangguan pada saluran rahim.
  2. Konsumsi makanan bernutrisi secara bervariasi, termasuk makanan yang mengandung asam folat seperti sereal, produk dari padi, sayuran hijau daun, buah jeruk dan kacang-kacangan.
  3. Mulai kehamilan pada berat badan yang normal atau sehat (tidak terlalu kurus atauterlalu gemuk)
  4. Tidak minum alkohol sebelum dan selama kehamilan
  5. Jangan gunakan obat-obatan, kecuali obat anjuran dari dokter yang mengetahui bahwa ibu sedang hamil.
  6. Perawatan antenatal/pra persalinan teratur pada dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Jika Anda hamil kembali saat ini dengan riwayat anak ke-2 mengalami spina bifida, Anda perlu berhati-hati. Periksakan diri kepada dokter spesialis kebidanan dan kandungan secara teratur dan lakukan pemeriksaan ultrasonografi untuk deteksi dini kemungkinan adanya kelainan pada janin. Anda dapat menambah informasi mengenai manfaat USG dalam mendeteksi kelainan pada janin dengan mengakses artikel kami yang berjudul USG Akurat Deteksi Kelainan Janin

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (RIPI)

 

Salam,

 

Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar