Sukses

Apakah anak saya hiperaktif?

09 Dec 2009, 16:51 WIB
Wanita, 28 tahun.
trerima kasih dok atas jawaban dokter ttg anak blm bs duduk=hyperaktif... yg ingin sy tanyakan lg....keadaan yg suka meledak meletup itu spt apa ya dok??? ama suka bikin keributan??? anak saya sering bgt teriak2 papapapapapa......trus tiap kali ditaroh di baby walker dy suka teriak tiap kali musik di bunyikan....seolah2 teriakanny itu spt sedang "bernyanyi" mengikuti suara musik baby walkernya....( perempuan, 28 thn,168 cm,57 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat,

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Yang dimaksud dengan keadaan yang suka meledak dan meletup-letup ataupun suka membuat keributan memang sangat bervariasi dan terkadang orang tua salah menginterpretasikan. Namun sebagai acuan, Anda dapat mengamati secara seksama perilaku dan tingkah laku anak Anda kemudian membandingkan dengan anak usia sebaya. Sebagai contoh dari tindakan meletup-letup tersebut adalah anak sering teriak-teriak sendiri tanpa ada rangsangan dan tidak bisa diam.Namun sekali lagi, keadaan tersebut bervariasi pada tiap anak.

Namun jika tindakan yang dilakukan oleh anak Anda, berupa teriak 'papapa' dan seperti bernyanyi mengikuti suara musik baby walker, maka kiranya hal tersebut dapat dikatakan wajar dilakukan oleh anak usia sebaya nya.

Berdasarkan data Anda, bahwa saat ini anak Anda menggunakan baby walker. Kami hanya mengingatkan bahwa sebenarnya saat ini penggunaan baby walker sudah tidak direkomendasikan lagi oleh American Academy of Pediatrics (AAP). Penelitian dari ikatan dokter spesialis anak Amerika tersebut menyimpulkan bahwa penggunaan baby walker dapat menyebabkan kecelakaan (jatuh dari tangga, cedera kepala). Baby walker tidak membantu bayi untuk lebih cepat berjalan, mereka justru memperlambat perkembangan normal motorik dan perkembangan mental. Karena data menunjukkan bahwa banyak kecelakaan, bahkan kematian terjadi akibat penggunaan baby walker dan tidak ada bukti yang jelas menunjukkan kegunaannya, maka the American Academy of Pediatrics merekomendasikan pelarangan terhadap produksi baby walker.

Penelitian lain menunjukkan bahwa bayi berusia 6 - 15 bulan yang diberikan walker akan menunjukkan bayi tersebut lebih sering duduk , merangkak, dan berjalan lebih lambat dibandingkan mereka yang tidak menggunakan walker, bayi dengan walker juga mencetak angka lebih rendah pada  Bayley scales of mental and motor development (
http://en.wikipedia.org/wiki/Bayley_Scales_of_Infant_Development). Jadi memang berdasarkan penelitian yang dilakukan, baby walker lebih banyak bahayanya dan tidak terbukti jelas kegunaannya di dalam membantu bayi untuk lebih cepat berjalan.

Untuk mengetahui gejala dari anak hiperaktif, Anda dapat mengakses situs kami dengan judul artikel Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD).

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (RIPI)

Salam,

 

Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar