Sukses

Belum dapat duduk= hiperaktif?

18 Oct 2014, 07:35 WIB
Wanita, 28 tahun.
pagi dok..anak saya cowo berusia 9 bln tgl 13 bsk...sampai sst ini sia msh blm bs duduk sendiri...tengkurep udh, tumbuh gigi atas bawah udh, ngomong udh bisa...ada yg mengatakan kl sampai dgn usia 9 bln anak blm bisa duduk itu tanda2nya anak hyper aktif....betul tidak ya dok??? kl boleh tau ciri2 anak hyper apa???? trus anak saya seneng sekali ngegeget( gregetan) kl liat sesuatu...normal tidak dok?? terima kasih... ( perempuan, 28 thn,168 cm,5 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang terhormat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter.

Sebelum memastikan adanya gangguan hiperaktivitas pada Anak, kita cermati kembali definisi gangguan hiperaktivitas pada anak atau yang lebih dikenal dengan istilah ADHD (Attention Deficit Hyperactivitiy Disorder).

Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah gangguan perkembangan dalam peningkatan aktivitas motorik anak hingga menyebabkan aktifitas anak-anak yang tidak lazim dan cenderung berlebihan, ditandai dengan berbagai keluhan seperti perasaan gelisah, tidak bisa diam, tidak bisa duduk dengan tenang, dan selalu meninggalkan keadaan yang tetap seperti sedang duduk, atau sedang berdiri. Beberapa kriteria yang lain sering digunakan adalah suka meletup-letup, aktifitas berlebihan, dan suka membuat keributan.

Tiga gejala utama yang nampak pada perilaku seorang anak ADHD adalah :

  • Inatensi atau kurangnya kemampuan untuk memusatkan perhatian

  • Hiperaktif  yaitu perilaku yang tidak bisa diam

  • Impulsif yaitu kesulitan untuk menunda respon (dorongan untuk mengatakan/melakukan sesuatu yang tidak sabar)

Berdasarkan informasi tersebut, tidak tepat rasanya jika mengatakan bahwa belum bisa duduk pada usia 9 bulan  dan rasa gregetan termasuk ke dalam tanda anak hiperaktif.

Akan tetapi,  keluhan mengenai ketidakmampuan anak Anda untuk duduk sendiri pada usia 9 bulan, patut mendapatkan perhatian. Memang, seharusnya pada usia sekitar 9 bulan, bayi sudah dapat duduk sendiri. Namun, berikan sedikit waktu terhdapa anak Anda. Sembari itu, lakukan lah latihan-latihan yang ditujukan untuk memperkuat otot leher anak Anda.

Cara yang dapat dilakukan seperti berikut ini:

  • Mengembangkan fungsi kontrol terhadap kepala
    Latih bayi agar otot-otot lehernya kuat. Letakkan bayi pada posisi telentang. Pegang kedua pergelangan tangan bayi, tarik bayi perlahan-lahan ke arah anda, hingga badan bayi terangkat ke posisi setengah duduk. Jika bayi belum dapat mengontrol kepalanya (kepala bayi tidak ikut terangkat), jangan lakukan latihan ini. Tunggu sampai otot-otot leher bayi lebih kuat.

  • Duduk
    Bantu bayi agar bisa duduk sendiri. Mula-mula bayi didudukkan di kursi dengan sandaran agar tidak jatuh kebelakang. Ketika bayi dalam posisi duduk, beri mainan kecil ditangannya. Jika bayi belum bisa duduk tegak, pegang badan bayi. Jika bayi bisa duduk tegak, dudukkan bayi di lantai yang beralaskan selimut, tanpa sandaran atau penyangga.

Jika dalam beberapa bulan, tidak didapatkan kemajuan. Sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter anak Anda.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (RIPI)


Salam,


Redaksi Klikdokter



    0 Komentar

    Belum ada komentar