Sukses

Meningkatkan Kualitas Sperma

19 Oct 2014, 15:00 WIB
Wanita, 32 tahun.
Dear Dokter, Kami sudah menikah 1 tahun & menginginkan adanya keturunan mengingat usia suami sudah 42 th. Karena tak kunjung hami maka saya memeriksakan diri ke dr.kandungan & setelah melalui beberapa kali transvaginal, diketahui sel telur saya tidak berkembang maksimal. Rencananya minggu depan akan HSG untuk mengetahui apakah ada sumbatan atau tidak di tuba fallopi saya. Suami juga sudah cek sperma ternyata motilitasnya (bergerak lurus & maju kedepan) hanya 6 % kata dokter minimum 30 %, Bergerak lambat 44%. Suami saya akan diterapi obat selama 3 bulan kedepan. Pertanyaan saya: 1. makanan & supplemen apa saja yang bisa membuat kualitas sperma meningkat? 2. Apa saja yang harus dilakukan & dihindari suami saya agar kualitas spermanya bagus. 3. Berapa kali normalnya sperma harus dikeluarkan dalam seminggu supaya kualitasnya tetap bagus, mengingat kami hanya bisa bertemu 1 minggu sekali. 4. Apakah ada obat herbal yang bisa membantu memperbaiki kualitas sel tel telur dan sperma. Demikian pertanyaan saya Dok. Mohon dijawab. Terima kasih.( perempuan, 32 thn,159 cm,52 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

 

 

Ibu/Saudari yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang anda rasakan. Kami akan mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan Anda.

1.     Apa saja yang harus dilakukan & dihindari suami saya agar kualitas spermanya bagus?

Sebelumnya perlu anda ketahui, beberapa hal yang dapat menurunkan kualitas dan jumlah sperma antara lain adalah :

  • Rasa cemas yang berlebihan.

  • Paparan terhadap panas. Dapat terjadi akibat penggunaan laptop, mengalami demam untuk waktu yang lama, penggunaan celana yang terlalu ketat, mandi air panas atau sauna.

  • Hobi bersepeda. Saat bersepeda suhu skrotum akan meningkat dan terasa mati rasa.

  • Konsumsi alkohol

  • Merokok.

  • Penggunaan lubrikasi

  • Penggunaan obat-obat ilegal, seperti opiat, kokain, dll.

Untuk meningkatkan kualitas dan jumlah sperma suami anda, ada baiknya agar suami anda menghindari hal-hal yang telah disebutkan diatas.


2.     Makanan & supplemen apa saja yang bisa membuat kualitas sperma meningkat?

Kualitas sperma dapat ditingkatkan dengan meningkatkan asupan makanan yang mengandung:

  • Vitamin C: Melindungi sperma dari kerusakan karena oksidasi serta mengurangi aglutinasi sperma (sperma saling menempel)

  • Vitamin B6: Penting dalam pembentukan hormon seks pria

  • Vitamin B12: Bersama dengan asam folat, B12 diperlukan untuk pembentukan materi genetik. Kadar yang kurang menyebabkan produksi sperma yang abnormal, penurunan jumlah sperma, dan kemampan gerak sperma.

  • Vitamin E: Juga merupakan antioksidan. Membantu sperma dalam penetrasi sel telur.

  • Zinc: Kekurangan zinc menurunkan kadar testosteron. Suplementasi mikronutrien ini dapat meninkatkan jumlah sperma dan memperbaiki kesuburan.

  • Arginin dan L-Carnintine: Asam-asam amino yang diperlukan dapal pemebentukan serta fungsi normal sperma.

Jika asupan zat-zat gizi tersebut sudah mampu anda penuhi lewat makanan anda sehari-hari maka anda sudah tidak memerlukan asupan suplemen lainnya.

3.     Berapa kali normalnya sperma harus dikeluarkan dalam seminggu supaya kualitasnya tetap bagus? 

Baik atau tidaknya kualitas sperma yang dihasilkan tidak dipengaruhi oleh frekuensi ejakulasi, namun dipengaruhi oleh berbagai hal yang mendasari proses spermatogenesis, baik organ pembentuk sperma, hormon-hormon maupun bahan-bahan yang digunakan untuk membentuk sperma.

4.     Apakah ada obat herbal yang bisa membantu memperbaiki kualitas sel tel telur dan sperma


Saat ini belum banyak penelitian yang dilakukan untuk membuktikan efek dari obat herbal terhadap kualitas sel sperma. Beberapa penelitian yang menunjukkan keberhasilan penggunaan obat cina (seperti zhuanyindan) dalam meningkatkan kualitas sperma pada pria dengan antibody antisperm yang positif, masih perlu dilakukan tinjauan lebih lanjut untuk mendapatkan dosis efektif, efek samping, dosis toksis dan lainnya.

 

Demikian informasi yang dapat Kami berikan. Semoga bermanfaat (DP)

Salam

(Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar