Sukses

Nyeri berkemih saat hamil

19 Oct 2014, 22:34 WIB
Wanita, 34 tahun.
Selamat Sore dokter, Saya sedag hamil 6 bulan. sejak 2 hari yang lalu frekuensi buang air kecil saya sering. Akan tetapi saat saya sudah mulai buang air kecil bagian kelaurnya air kecil itu terasa nyeri (panas) sampai saya selalu gemetar jika buang air kecil karena nyeri sekali,rasanya seperti anyang anyangan. Saya setiap minum air putih banyak min. 150 ml sekali minum, dam dalam sehari bisa lebih dari 2 liter saya minum air putih, akan tetapi saat buang air kecil saya selalu alami hal tersebut diatas. dan warna air seni saya bening sekali dan jumlahnya menurut saya banyak. Saya mohon bantuan dokter kenapa saya seperti itu,pakah wajar atau hal lain terjadi atas diri saya, mohon informasinya. erima kasih sebelumnya( perempuan, 34 thn,161 cm,84 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat,


Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami akan berupaya memberikan informasi berkaitan dengan keluhan Anda. Keluhan nyeri saat buang air kecil seperti yang Anda alami dapat memiliki berbagai penyebab. 

Umumnya, keluhan yang Anda alami ini dapat disebabkan karena adanya iritasi pada uretra yang mungkin memar karena senggama, adanya infeksi ataupun batu pada saluran kemih. Untuk mengetahui lebih jelas penyebabnya, tentunya dibutuhkan pemeriksaan fisik dan penunjang laboratorium. Namun, Anda dapat mencoba beberapa cara seperti di bawah ini untuk mengatasi sementara keluhan yang dialami:

  • Minumlah 2-3 liter cairan setiap hari, seperti yang anda lakukan saat ini.
  • Jagalah kebersihan miss V. Jangan melakukan usapan bilas dari belakang ke depan. Hal ini ditujukan untuk mencegah adanya bakteri dari anus memasuki uretra (saluran kemih tempat keluar urin)
  • Segera buang air kecil setelah senggama
  • Jangan menggunakan produk pembersih yang menggunakan pewangi.

Jika keluhan Anda berlanjut, kami sarankan datang ke dokter umum setempat untuk pemeriksaan fisik dan urin, untuk mengetahui kemungkinan adanya infeksi. Sehingga jika memang benar terdapat infeksi, Anda akan diberikan antibiotik.

Demikian informasi kami berikan. Semoga bermanfaat. (RIPI)


Salam,


Redaksi Klikdokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar