Sukses

Kulit anak sering gatal

17 Oct 2014, 13:12 WIB
Wanita, 28 tahun.
Siang dok, saya mau tanya : anak saya laki2 berusia 15 bulan, anak saya sering gatal2 dan digaruk sehingga kelamaan timbul benjolan kecil berwarna putih sering terjadi dwaktu tidur (malam hari) dan (namun tidak berwarna merah seperti digigit nyamuk), karena itu saya bingung anak saya gatal2 karena apa? dan sering terjadi disekitar kaki dan tangan tapi tidak banyak hanya satu2 saja. 1. Apa penyebabnya yah dok anak saya sering gatal2 seperti yg saya terangkan di atas tersebut? (tidak banyak tapi hanya satu atau dua saja yg sering gatal dalam satu hari dan berwarna putih seperti ada cairan didalam padahal kalau saya perhatikan tidak ada). 2. trus bagaimana menghilangkan bekas gatal2 tersebut karena dia berbekas kalau sudah kering (berwarna hitam.) saya mohon jawabannya yah dok. terima kasih banyak. (perempuan, 28 thn,150 cm,48 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang terhormat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter.

Kami dapat memahami perasaan Anda saat ini. Akan tetapi sulit rasanya untuk menentukan penyebab pasti dari keluhan kulit anak Anda apabila hanya didasarkan atas keterangan yang sangat terbatas.

Idealnya perlu dilakukan pemeriksaan langsung untuk mengetahui gambaran lengkap dari keluhannya, mengingat banyaknya penyakit kulit yang dapat menunjukkan gambaran serupa. Diagnosis penyakit kulitpun akan lebih mudah ditegakkan apabila dilihat secara langsung.

Untuk saat ini, kami hanya dapat mengatakan terdapatnya kemungkinan "prurigo" sebagai diagnosis keluhan kulit yang anak Anda alami. Keadaan ini dapat dialami setiap orang dalam segala usia, namun paling sering ditemukan pada kisaran usia 20-60 tahun.

Penyebabnya tidak diketahui, namun terdapat beberapa faktor yang diduga berpengaruh antara lain:

  • Faktor eksternal: gigitan serangga, kontak dengan pemicu alergi (alergen),  faktor fisik seperti panas, dingin, cahaya.
  • Faktor internal: stres emosional dan faktor psikologis lain
  • Faktor hormon / endokrin
  • Alergi makanan dan obat
  • Infeksi: tonsilitis dan sinusitis kronik
  • Anemia kekurangan zat besi, dan
  • Hingga 80% penderita prurigo memiliki riwayat keluarga dengan dermatitis atopik, asma ataupun alergi.

Karena penyebabnya belum diketahui, maka pengobatan hanya ditujukan untuk mengatasi keluhan-keluhan yang ada dan menghindari hal-hal tersebut di atas yang berkaitan dengan timbulnya prurigo.

Pengobatan yang sering diberikan adalah steroid baik secara topikal (oles) maupun injeksi pada lesi, antihistamin (mengurangi gatal), bahkan penggunaan obat antidepresi.

Dari penjelasan di atas, dapat diketahui bahwa penderita prurigo biasanya memiliki kecenderungan alergi, mungkin juga pada anak Anda. Kulit merupakan salah satu bentuk pertahanan tubuh terhadap infeksi. Seorang dengan alergi memiliki kulit kering sehingga cenderung lebih rentan terhadap infeksi. Yang dapat Anda lakukan adalah:

  • Pilih sabun mandi yang mengandung banyak moisturizer dengan sedikit busa
  • Gunakan pelembab bila perlu
  • Hindari penggunaan sabun mandi yang mengandung antiseptik karena akan membuat kulit semakin kering
  • Jagalah daerah yang gatal dari garukan atau gesekan
  • Biasakan anak Anda untuk menggunakan pakaian yang dapat menutupi lengan dan tungkainya

Anda tidak perlu khawatir, karena bekas luka umumnya akan menghilang secara perlahan. Pengolesan steroid tertentu sebanyak satu kali pada malam hari dapat membantu menghilangkan bekas luka. Namun yang terpenting adalah menjaga kesehatan kulit anak Anda agar tidak timbul prurigo kembali, antara lain dengan memerhatikan faktor-faktor di atas yang diduga berpengaruh.

Bagaimanapun, hal ini masih merupakan hipotesis yang harus dibuktikan melalui pemeriksaan langsung oleh dokter yang kompeten. Untuk itu, kami sarankan sebaiknya Anda segera memeriksakan anak Anda ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk memastikannya. Diskusikanlah dengan dokter mengenai banyak hal yang masih membingungkan Anda, sehingga terapi dapat dilakukan secara lebih optimal.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. (SO)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar