Sukses

Normalkah BB anak saya?

20 Oct 2014, 06:11 WIB
Wanita, 24 tahun.
pagi dok,,, anak saya perempuan umur 6 bln 10 hr (BB=6.3 KG,TB=68 Cm),yg ingin saya tanyakan adalah : 1.apakah berat badan anak saya normal atau kurus,karena saat ini bayi saya tidak lg minum asi (karena asi saya sudah kering)? 2. bayi saya blm bisa tengkurap,tp sudah bisa miring2,,,apakah itu normal?atau perkembangan pertumbuhannya terlambat?haruskah saya berkonsultasi ke klinik tumbuh kembang? 3.amankan untuk bayi saya tidur tengkurap?karena bila tidur tengkurap dia bisa tidur nyenyak. terima kasih dok,saya tunggu jawabannya (perempuan, 24 thn,160 cm,57 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang terhormat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter.

Kami dapat memahami kekhawatiran Anda saat ini. Berdasarkan tabel pertumbuhan anak dari WHO, berat badan dan tinggi badan anak Anda saat ini termasuk dalam kategori normal.

Tabel 1. Berat badan dan tinggi badan normal anak usia 6 bulan.

PARAMETER
Kisaran normal Ideal
Berat badan         5,8 kg - 9,2 kg 7,3 kg               
Tinggi badan      61,5 cm - 70,0 cm 65,7 cm              

Anda tidak perlu khawatir. Saat ini anak Anda telah melewati masa ASI eksklusif sehingga sudah boleh diperkenalkan pada berbagai makanan pendamping ASI (MPASI) untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Tapi tentu saja pemberiannya harus dilakukan secara bertahap. Jenis  MPASI yang pertama kali diberikan umumnya berupa bubur susu serta buah. Apabila anak sudah beradaptasi maka mulailah memperkenalkan nasi tim saring yang dilanjutkan nasi tim yang dihaluskan. Adapun jadwal pemberian makan anak di bawah usia 1 tahun (bayi) umumnya tergolong sering, yaitu setiap 3 jam. Sebagai contoh menunya adalah sebagai berikut:

  1. Air susu ibu (ASI) diberikan sebanyak 4 hingga 5 kali
  2. Pukul 9-10 pagi berikan bubur susu/jus buah
  3. Siang hari berikan nasi lembek (contoh: nasi tim saring), dan
  4. Sore hari berikan jus buah atau bubur susu atau makanan lumat lainnya.

Buatlah suasana makan yang menyenangkan bagi anak agar mereka tidak bosan. Pengenalan makanan pada anak memang butuh kesabaran. Bahkan terkadang dibutuhkan waktu lebih lama sebelum anak mau dan dapat menerimanya. Rajinlah untuk membuat variasi rasa dan bentuk makanan yang Anda buat hingga anak benar-benar mau dan dapat menerima.

Normalkah perkembangan anak saya?

 

Dalam rentang usia 6-9 bulan, sang buah hati akan menjadi lebih interaktif dari sebelumnya. Pada masa-masa tersebut bayi umumnya sudah dapat melakukan berbagai kegiatan sebagai berikut:

  • duduk (sikap tripod-sendiri)
  • belajar berdiri, dengan kedua kaki menyangga sebagian berat badan
  • merangkak meraih mainan atau mendekati seseorang
  • memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lainnya
  • memungut 2 benda sehingga masing-masing tangan akan memegang satu buah benda pada saat yang bersamaan
  • memungut benda sebesar kacang dengan cara meraup
  • bersuara tanpa arti, seperti mamama, bababa, dadada, tatata
  • mencari mainan/benda yang dijatuhkan
  • bermain tepuk tangan/cilukba
  • bergembira dengan melempar benda
  • memakan kue sendiri

Namun Anda tidak perlu merasa khawatir karena setiap anak dapat memiliki variasi dalam pencapaian perkembangannya. Oleh sebab itu diperlukan peran Anda dan setiap orang yang berada di sekitar buah hati untuk merangsang perkembangannya dengan memberikan stimulasi secara periodik dan teratur.

Informasi lebih lanjut mengenai stimulasi anak dapat Anda baca dengan mengklik URL Link berikut ini:

Perkembangan dan Stimulasi Anak Usia 0-1 Tahun

Tidur Tengkurap Aman untuk Bayi?

Posisi tidur telungkup pada bayi memang tidak direkomendasikan oleh dokter terkait hasil riset sekitar tahun 1990-an, di mana banyak bayi yang ditemukan meninggal saat tidur. Kondisi ini lebih dikenal dengan istilah Sudden Infant Death Syndrome (SIDS). Dan seperti namanya, SIDS terutama menyerang  bayi berusia 2-4 bulan, ketika otot-otot lehernya belum kuat untuk menopang dan memegang kendali atas kepalanya. Namun Anda tidak perlu khawatir, selama anak Anda masih berada dalam pengawasan orang dewasa, maka tidak masalah baginya untuk tidur dalam posisi telungkup. Yang terpenting Anda harus senantiasa menjaga dan memastikan bahwa saluran napas (hidung, mulut) bayi Anda tidak tersumbat dari berbagai barang yang berisiko di sekitar tempat tidurnya, seperti selimut, bantal, dsb.

Anda dapat membuka "Rubrik Tumbuh Kembang Anak" kami, untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai pertumbuhan dan perkembangan anak.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. (SO)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar