Sukses

Tuberkulosis tulang belakang

19 Oct 2014, 07:51 WIB
Pria, 49 tahun.
Kami mempunyai anak perempuan 6 th, 4 bl (baru masuk SD),yang didiagnosis TB tulang belakang, pada T10 & T11 nya telah 'rapuh dan lain bentuk' sehingga badannya 'ndegeg'. saat ini baru dalam pengobatan oleh dokter anak untuk TBnya, yang diprogram untuk minimal 6 bulan kedepan. Kami mendengar dari dokter tsb untuk 'meluruskan' tulang belakangnya (dan ada juga gibusnya) kemungkinan besar harus operasi di RS dengan biaya yang mungkin tidak akan terjangkau, mengingat kami pns rendahan, sementara anak belum termasuk askes (anak ke3). Kami mohon saran : 1. apakah operasi tersebut dilakukan bersamaan dengan pengobatan TB? 2. dari buklet tb depkes 2007, TB bisa di paru, kelenjar getah bening, ginjal atau organ tubuh lain seperti tulang belakang, persendian, tumit (yang dapat mengakibatkan kelumpuhan-na'udhubillahi mindzalik), dsb. apakah hal tersebut dapat bersama-sama dibeberapa tempat atau spesifik pada satu tempat di tulang belakang saja setelah bakteri menemukan medianya dan menyerang. Kalau dapat bersamaan di beberapa tempat, apakah berarti harus dilakukan tes diagnosis pada tempat-tempat tersebut secara keseluruhan. Maaf bagi awam seperti kami, lalu terbayang jangan-jangan paru-paru juga telah terinfeksi dan kronis, ginjalnya telah luka dan sebagainya, yang bila demikian berarti perlu banyak operasi untuk pemulihan organ tubuh tersebut. sedangkan untuk tulang belakang apakah tidak ada alternatif selain operasi atau perlakuan yang biayanya terjangkau, atau apa efek dari T10&T11 tersebut dikemudian hari. kami merasa tiidak akan mampu dan anak kami terpaksa harus menanggung derita karena cacatnya. 3. Apa yang mesti orang tua lakukan dalam kondisi demikian, agar anak dapat survive? Terima kasih( laki-laki, 49 thn,159 cm,59 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/Saudara yang Terhormat,


Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami perasaan Anda akan situasi yang terjadi. Kami akan mencoba menjawab pertanyaan Anda mengenai permasalah yang dihadapi.

TB tulang belakang (spondilitis TB) merupakan peradangan bersifat kronik destruktif yang disebabkan dengan kuman Mycobacterium tuberculosis, yaitu bakteri yang sama dengan penyebab TB Paru. Umumnya spondilitis TB pada anak berasal dari penyebaran TB Paru. Meskipun sebenarnya bakteri Mycobacterium tuberculosis dapat menyebar ke organ apa saja dalam tubuh melalui aliran darah, aliran kelenjar getah bening, dan mengenai jaringan di sekitarnya.

Anda mengatakan bahwa sudah terdapat gibus pada anak Anda. Gibus menandakan bahwa sudah ada kerusakan tahap lanjut pada bagian depan segmen badan tulang belakang, keadaan ini bersifat menetap karena kerusakan tulang belakang yang sangat luas. Adanya gibus menyebabkan kelainan bentuk tulang belakang yang disebut kifosis (badan menjadi terlihat bongkok).

Selagi anak masih dalam usia pertumbuhan, akan lebih baik jika keadaan ini diperbaiki dengan tindakan operasi. Karena dapat mencegah kerusakan tulang belakang yang lebih lanjut dan susunan syaraf tepi yang melewatinya. Sebagai informasi tulang belakang selain berfungsi sebagai penyokong tubuh juga  berfungsi untuk melindungi susunan syaraf tepi yang melewatinya. Jika terdapat kelainan bentuk tulang belakang, maka dapat menimbulkan kerusakan pula pada susunan syaraf nya, sehingga dapat mengakibatkan kelumpuhan.

Lantas, apakah efek T10 dan T11 di kemudian hari?

T10 (thorakal 10) dan T11 (thorakal 11) termasuk dalam susunan barisan tulang belakang yang jika mengalami kerusakan, maka dapat mempengaruhi susunan syaraf yang melewatinya dan postur tubuh.

Apakah ada alternatif lain selain operasi?

Sebenarnya prinsip dari penangan TB tulang belakang adalah:

Pemberian obat anti tuberkulosis (OAT), seperti yang anda lakukan terhadap anak Anda saat ini. Dekompresi susunan syaraf tepi atau melepaskan tekanan terhadap susunan syaraf tepi. Dapat dilakukan tindakan menggunakan korset sehingga dapat membatasi gerak tulang belakang dan melepaskan tekanan. Menghilangkan abses atau nanah yang dapat berada di tulang belakang Melakukan stabilisasi tulang belakang dengan graft/cangkok tulang. Sedangkan tindakan operasi dilakukan jika tindakan konservatif seperti:

Tirah baring, pengobatan TB dan perbaikan keadaan umum tidak berhasil Terdapat abses atau nanah pada tulang belakang yang harus dikeluarkan (abses dapat diketahui dari pemeriksaan foto tulang, CT scan atau MRI) Adanya penekanan pada susunan syaraf tepi seperti pada kasus Anda.

Apa yang orang tua lakukan agar anak dapat survive?

Tentunya sebagai orang tua, Anda harus terus mendukung keberhasilan pengobatan TB pada anak Anda. Pengobatan TB membutuhkan waktu yang lama dan harus dikonsumsi sesuai jadwal, sehingga dibutuhkan kedisiplinan yang tinggi selama pengobatan. Pemerintah memiliki program pemberantasan penyakit TB dengan cara memberikan obat anti tuberkulosis secara cuma-cuma, namun sayangnya tidak semua puskesmas atau rumah sakit yang menyediakan obat  tersebut cuma-cuma. Sebaiknya Anda coba bertanya pada rumah sakit setempat mengenai hal ini.

Demikian informasi kami berikan. Semoga bermanfaat. (RIPI)


Salam,


Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar