Sukses

Anak terlambat bicara

20 Oct 2014, 04:19 WIB
Pria, 2 tahun.
saya mempunyai anak kembar. tapi mereka tidak rewel. mereka selalu bermain bersama. dan ceria. tapi akhir-akhir ini saya merasa khawatir. sampai sekarang mereka belum bisa bicara. sudah saya tes pendengarannya, tapi mereka tak ada masalah. setelah saya baca di rubrik utama betapa saya kaget kalau keseringan menonton tv dapat mengganggu perkembangan bicaranya. memang saya dan istri saya bekerja. saya percayakan pengasuhan si kembar pada pembantu. dan supaya anak itu anteng pembantu saya suka menyetel televisi. lalu sebagai orang tua apa yang dapat saya lakukan supaya si anak dapat cepat bicara ? pelatihan apakah yang saya lakukan terhadapnya ?( laki-laki, 2 thn,50 cm,14 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran akan perkembangan wicara anak Anda. Setiap anak berbeda dalam kecepatanpertumbuhan dan perkembangan. Cara untuk mencapai perkembangan yang optimal adalah dengan stimulasi yaitu meningkatkan respon terhadap anak. Stimulasi yang tepat adalah berkembang sesuai dengan tahapan anak. Sebelum menjawab pertanyaan Anda, ada baiknya Anda mengetahui beberapa informasi mengenai tahapan perkembangan anak pada umumnya beserta kemungkinan penyebab keterlambatan wicara pada anak.

Pada usia 20 bulan, perkembangan anak mencapai tahapan :

  • menyebut 3 benda
  • mengenal 3 anggota tubuh (mulut, hidung) bila disuruh menunjukkan
  • mengenal 5-6 benda (bukan menyebut)
  • jumlah kata-kata lebih dari 20
  • menggunakan kombinasi 2 kata menjadi kalimat pendek
  • Mendengarkan bila dibacakan cerita
  • dapat menatap mata orang lain dengan baik

Gangguan bicara dan bahasa adalah salah satu penyebab gangguan perkembangan yang paling sering ditemukan pada anak. Penyebab keterlambatan bicara sangat luas dan banyak, Gangguan tersebut ada yang ringan sampai yang berat, mulai dari yang bisa membaik hingga yang sulit untuk membaik. Keterlambatan bicara fungsional merupakan penyebab yang sering dialami oleh sebagian anak. Keterlambatan bicara golongan ini biasanya ringan dan hanya merupakan ketidakmatangan fungsi bicara pada anak. Pada usia tertentu terutama setelah usia 2 tahun akan membaik. Bila keterlambatan bicara tersebut bukan karena proses fungsional maka gangguan tersebut harus lebih diwaspadai karena bukan sesuatu yang ringan.

Terdapat 3 penyebab keterlambatan bicara terbanyak diantaranya adalah retardasi mental, gangguan pendengaran dan keterlambatan maturasi. Keterlambatan maturasi ini sering juga disebut keterlambatan bicara fungsional. Gangguan ini sering dialami oleh laki-laki dan sering tedapat riwayat keterlambatan bicara pada keluarga. Biasanya hal ini merupakan keterlambatan bicara yang ringan dan kemungkinan sembuhnya baik. Pada umumnya kemampuan bicara akan tampak membaik setelah memasuki usia 2 tahun. Terdapat penelitian yang melaporkan penderita keterlambatan ini kemampuan bicara saat masuk usia sekolah normal seperti anak lainnya.

Dalam keadaan ini biasanya fungsi reseptif (penerimaan) sangat baik dan kemampuan pemecahan masalah visuo-motor anak dalam keadaan normal. Anak hanya mengalami gangguan perkembangan ringan dalam fungsi ekspresif: Ciri khas lain adalah anak tidak menunjukkan kelainan saraf, gangguan pendengaran, gangguan kecerdasan, dan gangguan psikologis lainnya. Keterlambatan bicara fungsional pada anak sering dialami penderita yang mengalami gangguan alergi terutama dermatitis atopi (alergi) dan saluran cerna.

Sebelum berasumsi macam-macam, pertama harus ditentukan terlebih dahulu penyebab keterlambatan bicara, misalnya :

  1. Gangguan pendengaran. Harus diberi bantuan alat dengar baru terapi wicara

  2. Keterlambatan fungsional. Dimana pola perkembangan kemampuan pemecahan masalah normal serta anak mengerti apa yang orang lain bicarakan. Umumnya karena kurang latihan, terlalu pasif, terlalu banyak bermain sendiri

  3. Gangguan organ mulut. Yang ini biasanya tidak terlambat, tetapi bicara dengan artikulasi kurang baik. Terapi wicara sangat baik

  4. Gangguan komunikasi sentral. Anak tidak mengerti apa yang dibicarakan, tidak dapat mengerti orang lain

  5. Retardasi mental

  6. Gangguan autistik/ autisme. Untuk gangguan autistik harus diperbaiki interaksinya dulu

Prinsip yang sebaiknya dipegang adalah keterlambatan bicara dapat ditoleransi apabila anak mengerti semua yang diucapkan padanya. Apabila anak tidak mengerti ucapan orang lain, anak cuek, tdak mau menatap mata orang, sulit menoleh ketika dipanggil, bicara bahasa yang tidak dimengerti sama sekali, dan hiperaktif maka segeralan dibawa ke dokter anak.

Apabila ini adalah keterlambatan bicara fungsional maka umumnya tidak memerlukan penanganan khusus dan bicara akan akan membaik setelah usia 2 tahun.Beberapa hal yang dapat dilakukab untuk membantu anak mulai belajar bicara adalah: bermain bersama sesering mungkin
  • berkomunikasi dengan cara yang anak bisa lakukan beri respon terhadap suara yang anak keluarkan
  • apabila ada kata-kata muncul maka ajarkanlah anak artikulasi yang jelas, tunjukkan apa yang harus dia ucapkan. Contoh : ketika dia menunjuk bola maka ucapkanlah padanya “Ini BOLA, BOOO-LAAA”
  • bersabar, dalam artian jangan terlalu terburu-buru ingin mendengar anak bicara
  • jangan ikut bicara dengan bahasa anak. Contoh : tetap ucapkan kata ‘susu’ disbanding dengan ‘cucu’

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (PI)

Salam,

Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar