Sukses

Laparotomi vs laparoskopi

20 Oct 2014, 10:48 WIB
Wanita, 30 tahun.
maaf dok, sy mau tanya lebih aman mana dok operasi kista ovarium antara laparoskopi dengan laparotomi, kalo boleh tau dok , dokter obgin dijakarta yang bisa di rekomendasikan untuk operasi kista ovarium dengan aman dan pengalaman dalam operasi kista ovarium, atas informasinya saya ucapkan banyak terima kasih,kalo bisaalamat tempat prakteknya juga ya dok.... prakteknya( perempuan, 30 thn,160 cm,60 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang terhormat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter.

 

Prosedur pengangkatan kista ovarium dapat dilakukan secara laparotomi atau laparoskopi. Cara konvensional yang telah lebih dahulu digunakan adalah laparotomi, akan tetapi sayatan yang dilakukan pada dinding perut lebih panjang dibandingkan pada laparoskopi. Karena dibantu dengan kamera dan instrumen-instrumen khusus, eksplorasi dapat dilakukan hanya dengan melakukan sayatan minimal sepanjang 2-3 cm.

 

Dengan sayatan yang minimal, tentu masa penyembuhan dan nyeri pasca pembedahan yang dirasakan juga akan lebih singkat, dan efek samping dan komplikasi yang dapat ditimbulkan menjadi lebih sedikit. Secarakosmetik bekas luka operasi laparoskopi juga sangat berbeda bermakna dibandingkan dengan parut luka operasi pasca bedah konvensional. Luka bedah laparoskopi berukuran 2 mm atau kurang sampai dengan ukuran 10 mm akan hilang atau tersembunyi di daerah pusar, yang sulit dilakukan dengan bedah konvensional. Akan tetapi, bedah  laparoskopi juga memiliki beberapa keterbatasan, yaitu masih mahalnya alat-alat, seperti trokar yang sekali pakai. Namun biaya keseluruhan operasi menyerupai bedah konvensional karena masa perawatan yang lebih singkat.

 

Atas pertimbangan kebijakan etika profesi serta netralitas independen isi jawaban konsultasi seputar kesehatan, Kami tidak dapat menginformasikan lembaga usaha ataupun pihak individu yang berkompetensi yang Anda butuhkan. Namun Anda dapat menggunakan fitur pencarian dokter spesialis pada situs web Kami di mana data seluruh dokter yang Kami miliki sudah terintegerasi dengan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI).

Untuk menggunakan fitur pencarian tersebut, akses Menu 'Pencarian' pada Menu Bar situs web Klikdokter.com, kemudian pilih 'Cari Dokter'. Anda akan diminta memilih spesialisasi dari dokter yang Anda cari, domisili, dan nama dari dokter yang Anda cari. Lalu tekan tombol 'Cari'

 

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. (SO)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar