Sukses

Garam dan Gula pada kehamilan

20 Oct 2014, 03:21 WIB
Wanita, 22 tahun.
Dok, seperti apa posisi berhubungan intim yang aman bagi ibu hamil 16 minggu? apakah benar ibu hamil harus membatasi konsumsi gula dan garam? bagiamana mengetahui ibu hamil harus mulai mengontrol asupan dua jenis bahan tersebut? apakah boleh makan makanan dingin seperti buah yang baru dikeluarkan dari kulkas? terimakasih.( perempuan, 22 thn,158 cm,59 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

 Ibu/Saudari yang Terhormat,


Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

 

Seperti apakah posisi berhubungan intim yang aman bagi ibu hamil 16 minggu?

 

 

 

Berhubungan intim dalam kehamilan tetap diperbolehkan asalkan tidak ada keluhan yang mengikuti seperti flek perdarahan, cairan ketuban merembes, rahim kontraksi terus menerus, dan riwayat keguguran berulang. Posisi yang dianjurkan adalah posisi wanita di atas terutama pada kehamilan di trimester ketiga. Apabila terjadi keluhan diatas, segera berkonsultasi dengan dokter kebidanan.

 

Pada usia kehamilan cukup bulan (37-42 minggu) dimana kepala janin sudah memasuki rongga panggul, tidak dianjurkan untuk melakukan hubungan seksual karena dikhawatirkan dapat menyebabkan perdarahan atau persalinan dini. Anda dapat membaca berbagai informasi kehamilan dari minggu 1-40 lengkap dengan tipsnya pada fitur Kalender Kehamilan .

Apakah benar ibu hamil harus membatasi konsumsi gula dan garam? bagiamana mengetahui ibu hamil harus mulai mengontrol asupan dua jenis bahan tersebut?

Konsumsi gula yang berlebihan dapat menyebabkan permasalahan bagi ibu dan bayi. Gula akan diserap dan menuju ke sirkulasi darah. Untuk menyeimbangkan kadar gula dalam darah, pankreas akan menghasilkan hormon insulin. Bila kadar gula darah terlalu tinggi, maka pankreas akan mengalami kesulitan karena harus bekerja keras menyeimbangkan kadar gula darah. Jika keadaan ini terus berlarut, dapat berujung menjadi penyakit diabetes gestasional atau diabetes dalam kehamilan. Selain itu konsumsi gula yang berlebihan dapat menyebabkan peningkatan berat badan yang secara tidak langsung dapat menyebabkan bayi berukuran besar/makrosomia. Bayi besar nantinya dapat menyebabkan komplikasi dalam persalinan dan meningkatkan kejadian obesitas pada masa kanak-kanak.

Banyak anggapan bahwa konsumsi garam dalam kehamilan dapat menyebabkan bengkak pada tubuh, yang dapat menjadi tanda dari preeklamsia. Preeklamsia yaitu keadaan keracunan pada ibu hamil yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah dan kadar protein pada urin, dan ditandai dengan adanya bengkak/edema pada kaki dan tangan.  Sehingga dikatakan dengan membatasi garam dapat mencegah preeklamsia. Tetapi preeklamsia tidak semata-mata disebabkan karena konsumsi garam yang berlebihan, preeklamsia termasuk penyakit yang memiliki faktor-faktor penyebab lainnya. 

Sedikit bengkak pada tubuh selama kehamilan normal, namun jika bengkak terlihat secara tiba-tiba sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda. Konsumsi garam yang tinggi terlepas dari kehamilan, dapat meningkatkan tekanan darah yang kemudian dapat menyebabkan permasalah pada jantung. Maka dari itu, pembatasan asupan garam harus diperhatikan paling tidak sekitar 1 sendok teh/hari. Ingat bahwa junk foods  dan makanan restoran umumnya mengandung kadar garam yang tinggi. Akan lebih baik, jika Anda mengkonsumsi makanan yang dimasak sendiri di rumah sehingga kadar garam yang di dalamnya dapat diketahui. 

Untuk mengetahui kapan harus memulai untuk mengontrol asupan kedua jenis bahan tersebut, sebaiknya disesuaikan dengan keadaan masing-masing ibu. Terlepas dari keadaan kehamilan, kedua jenis bahan tersebut tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. 

 

 

 

 

 

 

Apakah boleh makan makanan dingin seperti buah yang baru dikeluarkan dari kulkas?

Boleh saja, tidak ada perbedaan dalam hal ini pada ibu hamil. 


Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (PI)


Salam,


Redaksi Klikdokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar