Sukses

Infeksi saluran tuba

20 Oct 2014, 04:44 WIB
Wanita, 26 tahun.
pagi dok... langsung saja dok.. tgl.22 okt '09 (kamis) hari petama haid...2hr kemudian (sabtu,24okt) sy mengalami skt perut yg amat sangat.. letaknya disebelah kiri bawah, bila ditekan terasa sakit, sy merasa spt ada yg mengganjal diperut. utk mengubah posisi dari duduk ke berdiri, sakit timbul, terkena guncangan sedikit, sakit juga. bila sy gambarkan sakitnya ini seperti cenut2.... kemudian sy periksakan ke obgyn... dugaan obgyn..sy terkena radang panggul... sy diberi AB clindamycin+cipro, dan diklofenak... pertanyaan saya.... 1. sy skt perut ketika sy haid.....yg sy ketahui radang panggul terjadi diluar siklus haid...apakah mungkin dok..?? 2. saya jg tdk mengalami demam ataupun menggigil.. 3. bisa kah saya sembuh dari peny.ini..??? bagaimana cara mengetahui sy sdh sembuh...apakah jg bisa kambuh lagi..?? 4. ketika di usg abdomen..dr.melihat ada massa komplek dituba...kira2 apa itu ya dok..??? tapi ketika dr. melakukan pemeriksaan dalam..dr. tdk merasakan adanya benjolan mohon penjelasan nya.. terimakasih ( perempuan, 26 thn,150 cm,58 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Gejala yang Ibu rasakan memang merupakan gejala dari infeksi pada saluran tuba atau infeks radang panggul (pelvic inflammatory disease [PID]). PID dapat terjadi akibat infeksi bakteri tuberkulosis (TBC), infeksi menular seksual seperti gonorrhea, klamidia, dan infeksi bakteri patogen lainnya. Nyeri yang dirasakan bisa terjadi saat terjadi ovulasi (keluarnya sel telur dari indung telur) serta saat berhubungan intim. 

Keadaan ini tentunya bisa diatasi, pertama-tama dengan pemberian obat untuk mengatasi penyebab infeksi. Jika sudah terjadi sumbatan, pilihan terapi yang dapat dilakukan apabila terjadi sumbatan pada tuba adalah dengan prosedur pembedahan atau radiologi intervensi. Kekambuhan dapat terjadi jika infeksi terulang kembali. Massa kompleks dapat menggambarkan suatu kumpulan nanah atau abses pada tempat terjadinya infeksi. Hal ini belum tentu dapat terasa pada pemeriksaan dalam.

Kami menyarankan Ibu menghabiskan obat yang telah diberikan oleh dokter Ibu serta kontrol kembali setelah itu untuk melihat keberhasilan pengobatan.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. (PNA)

Terima kasih.

 

(Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar