Sukses

Tambalan sementara lepas

22 Oct 2009, 10:51 WIB
Wanita, 24 tahun.
sore dok,saya ingin bertanya.sewaktu saya hamil 7 bulan lalu tepatnya bulan januari '09.saya sakit gigi pd graham yg bolong,oleh dr kandungan saya disarankan ke dr gigi u periksa,setelah k dr gigi ternyata gigi yg bolong itu ditambal katanya tambalan sementara sampai saya melahirkan,salahnya sampai saat ini saya belum kembali k dr gigi,mungkin karna u mengunyah tambalan itu terkikis, gigi saya saat ini kembali bolong dan sering sakit,apa yg harus saya lakukan dok mencabut gigi yg bolong atau ditambal kembali.bahayakah jika tdk segera dilakukan ? tks( perempuan, 24 thn,170 cm,65 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Sdr.yang terhormat,

Terima kasih atas pertanyaan Anda. Material untuk tambalan sementara memang tidak didisain untuk bertahan lama di dalam mulut, tidak seperti tambalan permanen yang biasa digunakan, karena bahan tambal tersebut hanya digunakan antar kunjungan bila perawatan tidak dapat diselesaikan dalam satu kali kunjungan. Kekerasannya jauh dibawah kekerasan bahan tambal permanen, salah satu tujuannya adalah supaya mudah dibongkar pada saat kunjungan berikutnya. Oleh karena itu dapat dipahami bila tambahan tersebut mudah lepas atau tergerus setelah beberapa lama digunakan berfungsi di dalam mulut.

Bila masih sebatas bolong saja, saya rasa gigi tersebut masih dapat dipertahankan dan jangan dicabut. Perawatannya bergantung pada keparahan dan kedalaman karies, dan hal tersebut hanya dapat dipastikan setelah Anda diperiksa secara langsung oleh dokter gigi Anda. Bila mengacu pada keterangan Anda bahwa gigi tersebut sering sakit, perlu diketahui apakah sakitnya datang secara tiba-tiba/spontan atau hanya pada saat ada rangsang misalnya saat makan/minum dingin. Bila sakit gigi terasa hanya pada saat gigi berkontak dengan stimulan tersebut maka besar kemungkinan gigi masih dapat ditambal. Tapi bila sakit spontan maka perlu diperiksa lebih lanjut apakah pulpa gigi sudah terekspos. Bila iya maka harus dilakukan perawatan saluran akar terlebih dahulu baru kemudian dibuatkan restorasinya di mahkota gigi.

Sebaiknya Anda segera kunjungi dokter gigi Anda agar dapat dirawat sedini mungkin dan mencegah karies bertambah dalam dan besar. Jangan sampai gigi tersebut terlanjur parah dan sudah tidak bisa dipertahankan hingga harus dicabut.

Demikian yang dapat Saya sampaikan, semoga dapat membantu Anda.

Drg. Martha Mozartha

Pengasuh Rubrik Kesehatan Gigi dan Mulut Klikdokter.com

    0 Komentar

    Belum ada komentar