Sukses

Pemberian orlistat untuk anak?

18 Oct 2014, 10:42 WIB
Wanita, 33 tahun.
Ibu, Saya mempunyai anak yang berumur 12 tahun. Pada saat dia kecil masih balita berat badannya normal. Pada saat dia berumur 5 tahun, kaki dan tangannya kena penyakit gatal yang diakibatkan karena dia alergi terhadap tanah sehingga harus mengkonsumsi obat kulit. Akibat dari mengkonsumsi obat kulit tersebut nafsu makan anak saya menjadi berlebihan dan akibatnya berat badannya naik secara signifikan. Walaupun dalam beberapa tahun ini dia sudah tidak alergi tanah dan tidak mengkonsumsi obat2an lagi tetapi untuk nafsu makannya masih saja terus meningkat, sehingga di usianya yang 12 tahun ini berat badannya mencapai 65 kg ( anak saya perempuan). Yang ingin saya tanyakan apakah ada obat untuk menekan nafsu makan atau untuk menurunkan badan yang aman untuk anak saya di usianya yang 12 tahun ? Saya pernah membaca obat yang namanya arsilat / orlistat, apakah ini yang di rekomendasikan oleh dokter ? Atas bantuannya saya ucapkan terima kasih. (perempuan, 33 thn,160 cm,58 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang terhormat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter.

Kami dapat memahami kekhawatiran Anda terhadap berat badan anak Anda saat ini, namun sebaik-baik penurunan berat badan adalah dengan menyeimbangkan antara asupan masuk dan keluar. Artinya, untuk menurunkan berat badan, masukan kalori atau makanan anak Anda harus lebih sedikit dari pengeluarannya. Kami tahu untuk mengurangi kalori dari makanan hingga 30% bukanlah pekerjaan yang mudah, terutama karena umumnya anak-anak adalah penggemar es krim dan makanan siap saji. Namun apabila anak Anda memiliki komitmen yang kuat untuk menerapkan diet ketat dan olahraga teratur, ia telah selangkah lebih maju untuk menurunkan berat badan. Olahraga yang dilakukan tidak perlu yang memiliki intensitas berat, cukup dengan jalan atau jogging 4-5 kali seminggu masing-masing selama 30 menit. Sedangkan untuk dietnya, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu:

  1. Diet rendah lemak seperti goreng-gorengan, perbanyak makan makanan yang rebus atau dibakar
  2. Diet yang dianjurkan adalah diet rendah lemak, tinggi serat, tinggi karbohidrat kompleks, dengan protein.
  3. Batasi makan malam sampai jam 7 malam, apabila lebih dari jam tersebut, dapat mengonsumsi buah atau sayur
  4. Perbanyak buah dan sayur, kurangi jenis karbohidrat simpleks seperti nasi putih, dan roti putih. Anak Anda dapat mengonsumsi beras merah atau roti gandum sebagai pengganti karbohidrat simpleks
  5. Gunakan minyak zaitun dalam jumlah sedikit apabila ingin menumis sayuran
  6. Jangan makan makanan instan seperti sosis, sarden, kornet, dll
  7. Perbanyak minum air putih (minimal 8 gelas sehari)

Orlistat, atau tetrahydrolipstatin, memang merupakan obat untuk terapi obesitas. Orlistat bekerja dalam sistem pencernaan dengan menghambat 1/3 lemak dalam makanan yang anda konsumsi.  Saat kita makan, tubuh akan memecah nutrisi dalam bahan makanan tersebut menjadi komponen sederhana yang dapat dicerna oleh tubuh. Kelebihan kalori hasil pencernaan tersebut akan disimpan sebagai lemak dalam tubuh, menyebabkan kenaikan berat badan. Enzim dalam sistem pencernaan, disebut lipase, adalah enzim yang membantu mencerna lemak. Saat dikonsumsi bersama makanan, orlistat menempel pada lipase  sehingga proses peleburan lemak menjadi terhambat. Sebagian lemak (30%) yang tidak dicerna tidak dapat diserap dan dieliminasi seiring pergerakan usus sehingga tidak menyebabkan kenaikan berat badan (kegemukan, obesitas) - kedengaran sangat ideal bagi mereka yang sulit sekali menerapkan pola makan sehat dan seimbang. Bagaimanapun, orlistat bukanlah pil ajaib yang serta-merta dapat meleburkan lemak. Penggunaannya tetap harus disertai diet dan olahraga ketat.

Orlistat saat ini sebenarnya telah memiliki versi obat bebasnya (over-the-counter/OTC), tentunya dengan dosis yang lebih rendah daripada yang umum diresepkan oleh dokter. Akan tetapi penggunaannya tidak dianjurkan untuk anak berusia < 18 tahun tanpa konsultasi dan pengawasan oleh dokter yang kompeten, mengingat efek samping yang mungkin ditimbulkan. Untuk itu kami sarankan sebaiknya Anda segera membawa anak Anda ke dokter gizi untuk berkonsultasi sehingga tatalaksana dapat dilakukan secara optimal.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. (SO)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar