Sukses

Batuk-pilek pada anak

18 Oct 2009, 19:25 WIB
Pria, 26 tahun.
Siang Dok Anak saya umurnya 1 bulan, sudah 2 hari mengalami seperti pilek dan batuk, sudah konsultasi kebidan beliau bilang bahwa hal tersebut akibat tersedak oleh asi sehingga jangan terlalu khawatir. setelah itu karena belum reda juga saya bawa kedokter specialis anak, dan diagnosanya sama, dan di beri obat batuk dan pilek, dan dokter menyarankan apabila tidak sembuh dalam waktu 3 hari maka akan terapi sinar UV dan uap, apa yang harus saya lakukan Dokter? Note : anak saya lahir dengan proses cesar Terimakasih Dok atas jawabanya( laki-laki, 26 thn,165 cm,65 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Sayang sekali Anda tidak menyebutkan berat dan panjang lahir serta berat badan anak Anda saat ini.Batuk dan pilek pada bayi (apalagi baru berusia 1 bulan), pada umumnya disebabkan oleh infeksi virus. Infeksi virus akan sembuh sendiri (self limiting disease)  dan umumnya akan berlangsung antara 3-14 hari tergantung daya tahan tubuh anak dan tergantung ada tidaknya penderita flu di rumah atau orang yang sering berkontak dengan anak. Jika memang ada penderita flu di sekelilingnya, maka anak akan sangat potensial untuk sering mengalami batuk-pilek. Kemungkinan kedua penyebab batuk pilek pada anak adalah alergi.

Yang paling dibutuhkan adalah cairan (ASI) untuk mengencerkan dahak. Agar ingus tidak kental, Anda dapat memberikan air garam steril sebagai tetes hidung. Menghirup uap panas juga banyak membantu saat mengalami batuk dan pilek. Jagalah lingkungan agar tetap lembab dan jangan sering menggunakan ruangan berAC (kering).

Untuk mencegah agar anak tidak sering batuk-pilek maka seringlah cuci tangan sebelum menggendong anak, hindari anak berkontak dengan penderita flu, dan jaga kebersihan di rumah. Apabila anak mengalami sesak nafas, kebiruan, luar biasa rewel, dan demam lebih dari 72 jam, segeralah menghubungi dokter.

Namun tentu saja untuk mengetahui kondisi anak Anda sesungguhnya harus dilakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu karena sulit untuk mendiagnosis penyebabnya apabila tidak dilihat secara langsung. Konsultasikan kembali hal ini dengan dokter anak Anda.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (TRH)

Salam,

Redaksi Klikdokter.

    0 Komentar

    Belum ada komentar