Sukses

Hipotensi saat Haid

15 Oct 2009, 23:22 WIB
Wanita, 32 tahun.
saya wanita 32thn, sebelum saya menikah pada waktu haid yang saya rasakan hanya sakit perut biasa pada umumnya di hari pertama haid, tapi setelah saya menikah sudah 2 bulan belakangan ini setiap hari pertama haid selalu disertai kepala rasanya seperti berputar2 (tidak pusing) , mual hingga muntah-muntah , saya tensi saya selalu rendah 90/70 , apa kah itu berpengaruh ya dok ?( perempuan, 32 thn,158 cm,55 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat,


Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

 

 

 

 

Keluhan kepala terasa berputar, mual hingga muntah dapat memiliki korelasi dengan tekanan darah Anda yang rendah atau hipotensi. Hipotensi adalah tekanan darah rendah yang berakibat  jantung, otak, dan seluruh bagian dari tubuh tidak mendapatkan suplai darah yang cukup. Hal ini dapat menyebabkan keluhan pusing dan lemas. Umumnya hipotensi berkaitan dengan :

  • syok
  • penurunan volume cairan tubuh (perdarahan, muntah dan diare berat)
  • gangguan pompa jantung
  • obat-obatan seperti diuretik
  • gangguan pada otak

 

 

Tekanan  darah normal berkisar dari 90/60 mmHg sampai 120/80 mmHg. Apabila berada di bawah 90/60 mmHg dan ada gejala, maka disebut dengan hipotensi. Meskipun tekanan darah Anda belum sepenuhnya termasuk dalam golongan hipotensi, namun sudah ditemukan gejala hipotensi sehingga harus diatasi. 

 

Sedangkan terapi untuk hipotensi akan bergantung dari penyebabnya. Identifikasi penyebab dapat dilakukan dengan tambahan pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan roentgen, EKG, dan pemeriksaan lain sesuai dengan kecurigaan ke arah mana penyebab dari hipotensi ini. 

 

Amat mungkin hipotensi yang Anda alami berkaitan dengan haid, karena keluhan hanya dirasakan pada hari pertama haid. Kami sarankan sebelumnya untuk memperhatikan pola makan dengan mengkonsumsi protein hewani lebih banyak dari biasanya, seperti daging sapi maupun ayam. Jika keluhan menetap, sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam karena hal ini harus ditindaklanjuti untuk dicari apa penyebabnya. Sekian, semoga membantu. (PI)


Salam,


Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar