Sukses

Pap smear sebelum vaksinasi?

13 Oct 2009, 21:31 WIB
Wanita, 18 tahun.
sekarang kan sudah ada vaksinasi untuk kanker serviks.. pada tahap awal akan dilakukan pap smear.. apakah tes itu perlu,,apakah boleh langsung di vaksin tanpa uji pap smear?? karena saya di vaksin langsung tanpa di pap smear.. makasii sudah dibaca dan di jawab( perempuan, 18 thn,166 cm,54 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Saudari yang terhormat,

Terima kasih telah  menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Salah satu penemuan yang penting berkaitan dengan kanker serviks adalah infeksi human papiloma virus (HPV) sebagai salah satu faktor risiko utama penyakit ini. Karena itu, pecegahan infeksi dengan vaksinasi pun menjadi langkah yang penting dalam pencegahan kanker serviks. Infeksi ini menular lewat hubungan seksual, karena itu seksualitas perempuan pun menjadi salah satu faktor yang penting. Karena itu pula, vaksinasi sebaiknya dilakukan sebelum perempuan tersebut aktif secara seksual.

Pap smear dilakukan untuk melihat apakah ada perubahan seluler pada leher rahim yang dapat menjadi awal perkembangan kanker leher rahim. Mengingat hubungan seksual menjadi faktor risiko penyakit ini, pap smear dianjurkan untuk dilakukan 3 tahun setelah pertama kali aktif secara seksual, atau setelah usia 21 tahun.

Karena itu, pap smear dianjurkan untuk dilakukan sebelum vaksinasi pada perempuan yang sudah aktif secara seksual. Pada keadaan tersebut, terdapat kemungkinan sudah terjadi infeksi HPV atau bahkan terjadi perubahan seluler awal kanker, sehingga vaksinasi pun tidak lagi bermanfaat.

Jadi, jika Saudari belum aktif secara seksual, pemeriksaan pap smear sebelum vaksinasi tidak perlu dilakukan.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. (PNA)

Terima kasih.

 

(Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar