Sukses

Apakah test pack akurat?

20 Oct 2014, 07:39 WIB
Wanita, 28 tahun.
selamat siang dok.. saya sudah menikah selama 1 tahun 2 bulan dan belum dikaruniai momongan. padahal kami ingin segera mempunyai momongan. akhir-akhir ini haid saya tidak teratur dok. bulan-bulan kemarin saya beberapa kali terlambat haid hingga hampir dua bulan. padahal biasanya tidak pernah.bahkan di pagi hari mual-mual. tapi setelah saya test pack ko hasilnya negatif ya dok. Dan akhirnya akhir bulan saya mengalami haid. Yang ingin saya tanyakan : 1. Apakah test pack itu akurat dok? 2. Apakah kemungkinan hamil tapi ga terbaca di test packnya? 3. Oh ya, saya sering mendengar istilah kandungan lemah. Gimana maksudnya dok? Apakah kira2 saya juga demikian dok? Mohon saran dan informasinya. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih...( perempuan, 28 thn,155 cm,50 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Konsultasi.

Kami akan mencoba menjawab pertanyaan Anda.

Apakah test pack akurat?

Tes kehamilan atau test pack yang merupakan alat deteksi kehamilan. Tes ini bekerja dengan cara mendeteksi marker kimiawi dalam tubuh, yang disebut human chorionic gonadotropin (hCG). Keberadaan marker ini dapat dideteksi dalam darah maupun urin kira-kira setelah implantasi (6-12 hari setelah terjadinya pembuahan).

Menurut penelitian, test pack memberikan keakuratan sebesar 97,4 % jika dilakukan oleh tenaga ahli. Namun keakuratan ini dapat turun hingga 75 % bila dilakukan oleh konsumen. Hal tersebut dapat disebabkan karena kekurangpahaman atau kegagalan untuk mengikuti instruksi pemakaian. Penggunaan yang kurang tepat juga dapat menyebabkan hasil negatif palsu ataupun positif palsu.

Apakah kemungkinan hamil tetapi ga terbaca di test pack?

Ya, keadaan ini mungkin terjadi dan disebut dengan disebut negatif palsu, yaitu keadaan dimana hasil test yang dibaca negatif namun ternyata terjadi kehamilan. Keadaan ini dapat terjadi jika test dilakukan terlalu dini. Pada umumnya, hCG dapat dideteksi setelah implantasi, yaitu 6-12 hari setelah terjadi pembuahan. Tetapi alat tes yang kurang sensitif kemungkinan tidak dapat mendeteksi kehamilan hingga 3-4 hari setelah implantasi (lebih lama).

Sedangkan hasil positif palsu adalah suatu keadaan dimana hasil yang terbaca positif tetapi ternyata tidak terjadi kehamilan. Keadaan ini dapat disebabkan oleh kesalahan dalam aplikasi, penggunaan obat yang mengandung hCG (biasanya untuk wanita tidak subur), dan penyakit ataupun keganasan yang dapat meningkatkan produksi hCG.

Apakah yang dimaksud dengan 'kandungan lemah'?

Tidak ada dalam istilah medis apa yang disebut dengan ?kandungan lemah?, begitu juga tidak pernah buku-buku pengajaran atau literatur kedokteran yang menyebut istilah tersebut, apalagi mendefinisikannya.

Sedangkan pada keadaan Anda, dimana terjadi siklus haid yang tidak teratur, umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal. Penyebab gangguan keseimbangan hormon tersebut antara lain stress psikologis, sindrom ovarium polikistik, penyakit kronik, tumor yang memproduksi hormon estrogen, nutrisi kurang, gangguan pola makan (anoreksia nervosa, bulimia), dan diit ketat dengan aktivitas fisik yang berlebih.

Jika setelah 1 tahun berhubungan seksual teratur (2 - 3x/minggu) selama 1 tahun tanpa menggunakan kontrasepsi, kehamilan belum juga terjadi berarti sudah memenuhi kriteria infertilitas primer. Jika memang ada infertilitas primer, perlu dicari penyebabnya baik dari pihak ayah maupun ibu.

Pihak ibu dapat melakukan pemeriksaan USG untuk mengetahui anatomi alat kandungan, mungkin pemeriksaan HSG (untuk mengetahui sumbatan saluran tuba), dan pemeriksaan hormonal (tergantung kebutuhan). Suami Ibu dapat melakukan pemeriksaan analisis sperma (kualitas dan kuantitas).

Apabila ada kelainan yang ditemukan maka terapi yang diberikan sesuai dengan penyebab gangguan kesuburan tersebut. Jangan terlalu khawatir, angka kehamilan pasutri setelah 1 tahun pertama adalah 60% dan setelah tahun kedua adalah 90%. Ikuti pola hidup sehat, berhubungan intim teratur, dan banyaklah berdoa kepada Yang Maha Kuasa.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (PI)

Salam,

Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar