Sukses

Rhinofaringitis
20 Okt 2014, 10:42 WIB
Pria, 17 tahun.
Dok, nama saya hendra. Saya sering mengalami faring yang membengkak, lendir yang keluar dari hidung yang tak kunjung sembuh. akibat dari radang itu, saya juga terkadang bisa terkena demam ringan. saya pernah periksa ke dokter, dan katanya saya mempunyai penyakit rino faringitis. tolong saya dok, bagaimana cara mencegah dan mengobati penyakit saya ini... sebelumnya saya ucapkan terima kasih.( laki-laki, 17 thn,175 cm,58 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Adik/Saudara yang terhormat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter.

Secara definisi, rhinitis adalah kelainan pada hidung dengan gejala bersin-bersin, keluarnya cairan dari hidung, rasa gatal dan tersumbat. Sedangkan faringitis adalah iritasi atau infeksi pada saluran faring atau tonsil (amandel) yang umumnya disebabkan oleh virus (sekitar 40-60%), diikuti oleh bakteri streptococcus beta hemolyticus, streptococcus viridans, streptococcus pyogenes (sekitar 15%), dan jamur.

Hidung dan faring sama-sama merupakan bagian dari saluran napas, sehingga infeksi kuman di hidung dapat menjalar ke faring, begitupun sebaliknya. Suatu keadaan di mana terdapat baik gejala rhinitis maupun faringitis disebut rhinofaringitis.

Terdapat beberapa keadaan yang dapat menyebabkan keluhan rhinofaringitis Anda tidak kunjung sembuh. Yang pertama adalah terkait dengan faktor non-infeksi, yakni pola makan (makanan panas dan berminyak, makanan pedas), kekeringan (kurang minum, demam), daya tahan tubuh menurun (istirahat kurang), termasuk kecenderungan alergi pada orang-orang tertentu (alergi dingin, debu). Dan penyebab kedua adalah adanya kemungkinan sinusitis, yaitu peradangan pada selaput permukaan rongga wajah di sekitar hidung.

Apabila disertai warna lendir yang kuning atau kehijauan, maka harus diberikan terapi antibiotik selama 7-14 hari, disertai beberapa obat lain sesuai gejala (penurunan panas, antidekongestan untuk hidung tersumbat, dsb). Kami sarankan sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter spesialis THT untuk memastikannya karena terapi yang optimal baru dapat dilakukan setelah diketahui penyebabnya. Yang dapat Anda lakukan saat ini adalah dengan menghindari faktor-faktor pencetus di atas, termasuk mengevaluasi kemungkinan alergi pada Anda.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. (SO)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar