Sukses

Deteksi kelainan pada bayi

19 Oct 2009, 13:30 WIB
Wanita, 37 tahun.
Yth, bayi saya laki-laki, berusia 40 hari, berat badan 4,9 Kg, Tb 59 cm. Secara fisik tidak ditemukan kelainan, namun jika dipanggil tidak mau mengikuti suara panggilan. Jika diberi reflek kejut dimatanya (kibasan tangn dekat mata) tidak ada reaksi berkedip. Apakah hal tersebut normal pada bayi seusia dia? Reflek terhadap bunyi dalam bentuk kaget ada, jika menangis air mata keluar ada. Apakah pengelihatan bayi bisa dideteksi? Jika memang bisa kemana kami harus berkonsultasi untuk mendeteksi kelainan pada bayi sedini mungkin?( perempuan, 37 thn,156 cm,59 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Sebenarnya dari sejak lahir, bayi sudah dapat melihat. Namun untuk mencapai ketajaman penglihatan yang optimal diperlukan beberapa tahapan perkembangan. Ketajaman penglihatan tak hanya dipengaruhi oleh susunan jaringan mata yang normal atau bentuk mata yang baik, namun juga rangsangan untuk mengoptimalkan penglihatan yang normal. Sebelum menjawab pertanyaan Anda, berikut kami paparkan sedikit tentang tahap perkembangan penglihatan pada beberapa bulan pertama kehidupan.

Dalam beberapa bulan pertama, bayi belum mampu memusatkan penglihatan terhadap objek yang berada lebih dari 25 cm dari wajahnya. Namun bila ada penerangan yang kuat, bayi baru lahir bisa menggerakkan kepalanya mencari cahaya itu. Mata bayi baru lahir peka terhadap wajah manusia dan gerakan. Tetapi masih terbatas pada warna- warna cerah seperti merah, biru, lalu berkembang ke warna sekunder (hijau dan kuning). Pada usia 1 bulan, bayi sudah bisa mengikuti gerakan sebuah objek. Kemudian, masuk usia 3 bulan ia akan mengarahkan matanya pada benda-benda yang bergerak di depan matanya.

Masa kritis perkembangan mata adalah pada usia 3-4 bulan. Sebab saat itu, perkembangan otak sangat cepat. Maka jika terjadi gangguan, pesan-pesan melalui jalur penglihatan tak bisa diterima dengan baik sehingga menyebabkan kelainan pada mata.

Beberapa kondisi berikut yang juga harus dikonsultasikan ke dokter; gerakan mata ke sisi luar atau dalam terlalu kelihatan, mata tidak bergerak normal sebelum usia 3 bulan, atau posisi mata juling terlalu jauh dari daerah hidung, hanya salah satu mata yang bergerak atau kedua mata sangat berbeda.

Untuk mendeteksi kelainan pada bayi sedini mungkin, terutama pada penglihatan dan pendengaran, Anda dapat berkonsultasi langsung ke dokter mata ataupun THT. Saat ini, terdapat alat untuk mendeteksi adanya gengguan pendengaran pada bayi.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (PI)

Salam,

Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar