Sukses

Hasil Test pack kurang akurat?

20 Oct 2014, 00:03 WIB
Pria, 20 tahun.
dok saya co' 19 thn. ketika pertama kali ML sma pacar, tidak pake pengaman dan saya belum keluar sperma, penestrasi terjadi sktr 3 menit.. 1 minggu kemudian cek kehamilan dan ternyata hasilnya negatif (-).. kemudian ce' minta saya ML lagi.. dan saya sudah pake pengaman.. tapi setelah 1 minggu di bilang kalau di sudah cek dan hasilnya (+)... 1.apakah dari penestrasi saya yang pertama dia sudah hamil ?? 2.apakah mungkin dy sudah melakukan hal ini ke co lain.. ??? MOHON JAWABANNYA..( laki-laki, 20 thn,172 cm,53 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/Saudara yang Terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi klikdokter.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dari kasus Anda. Hal pertama adalah penggunaan kondom, yang merupakan salah satu kontrasepsi yang digunakan oleh laki-laki dan bertujuan untuk menampung sperma dan air mani di dalam kantung kondom serta mencegahnya masuk ke dalam saluran reproduksi wanita. Meskipun begitu, kondom tidak 100% efektif. Kegagalan kondom dalam mencegah kehamilan terjadi karena pemakaian yang tidak benar. Untuk lebih lengkapnya, Anda dapat mengakses situs kami pada:

Kondom

http://seks.klikdokter.com/subpage.php?id=3&sub=38

Hal ke dua adalah tentang tes kehamilan atau test pack yang merupakan alat deteksi kehamilan. Tes ini bekerja dengan cara mendeteksi marker kimiawi dalam tubuh, yang disebut human chorionic gonadotropin (hCG). Keberadaan marker ini dapat dideteksi dalam darah maupun urin kira-kira setelah implantasi (6-12 hari setelah terjadinya pembuahan).

Menurut penelitian, tes pack memberikan keakuratan sebesar 97,4 % jika dilakukan oleh tenaga ahli. Namun keakuratan ini dapat turun hingga 75 % bila dilakukan oleh konsumen. Hal tersebut dapat disebabkan karena kekurangpahaman atau kegagalan untuk mengikuti instruksi pemakaian. Penggunaan yang kurang tepat juga dapat menyebabkan hasil negatif palsu ataupun positif palsu.

Negatif palsu adalah keadaan dimana hasil test yang dibaca negatif namun ternyata terjadi kehamilan. Keadaan ini dapat terjadi jika test dilakukan terlalu dini. Pada umumnya, hCG dapat dideteksi setelah implantasi, yaitu 6-12 hari setelah terjadi pembuahan. Tetapi alat tes yang kurang sensitif kemungkinan tidak dapat mendeteksi kehamilan hingga 3-4 hari setelah implantasi (lebih lama).

Sedangkan hasil positif palsu adalah suatu keadaan dimana hasil yang terbaca positif tetapi ternyata tidak terjadi kehamilan. Keadaan ini dapat disebabkan oleh kesalahan dalam aplikasi, penggunaan obat yang mengandung hCG (biasanya untuk wanita tidak subur), dan penyakit ataupun keganasan yang dapat meningkatkan produksi hCG.

Hal ketiga adalah proses pembuahan (bertemunya sperma dengan sel telur) mungkin tidak terjadi pada waktu yang sudah diprediksi dari siklus menstruasi. Beberapa faktor dapat menyebabkan pembuahan yang dini ataupun terlambat, meskipun pada wanita dengan riwayat siklus menstruasi yang teratur.

Banyak faktor yang dapat terjadi dalam kasus Anda. Diantaranya kegagalan penggunaan kondom karena pemakaian yang tidak benar ataupun kualitas kondom yang kurang baik, kesalahan dalam menggunakan alat tes dan interpretasi hasil tes kehamilan (baik tes pertama maupun ke dua), waktu pembuahan yang terlalu dini ataupun telat meskipun siklus menstruasi pasangan Anda teratur. Semua faktor diatas saling terkait. Untuk memastikan kehamilan, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan terdekat.

 

Salam,

Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar