Sukses

Perlukah ke dokter spesialis?

14 Sep 2009, 12:34 WIB
Wanita, 24 tahun.
siang dok! mohon penjelasannya untuk: 1. apa apa sajakah faktor penyebab penyakit kista pada wanita? 2. haid saya tidak teratur, terkadang siklus nya 35 hari, dan kemaren siklus haid saya sampai 55 hari. apa kah haid saya tergolong tidak normal? dan perlukah saya chekc up kedokter spesialis? terima kasih atas jawabannya. (perempuan, 24 thn,55 cm,145 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang terhormat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter. Kami

Siklus haid perempuan normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. Siklus haid melebihi 35 hari disebut oligomenorea yang umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

  • Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
  • Stres psikologis
  • Sindroma polikistik ovarii, gangguan indung telur
  • Aktivitas berlebihan seperti atlet
  • Kekurangan vitamin K
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kelainan pembekuan darah
  • Gangguan hormon tiroid
  • dsb

Apa sajakah faktor penyebab kista pada perempuan?

Seperti yang telah disinggung sebelumnya bahwa salah satu penyebab gangguan pada siklus haid adalah pembentukan kista pada kandung telur. Secara definisi, kista kandung telur (kista ovarium) adalah kumpulan cairan yang dikelilingi oleh dinding tipis (kantung) di dalam kandung telur. Selama masa haid, ovarium akan menghasilkan telur dari pematangan kantung yang disebut folikel. Kebanyakan dari kista ini tidak berbahaya atau dibilang sebagai kista yang fungsional. Hanya sekitar 4-10% yang mengalami gangguan kista serius seperti PCOS (Polycystic Ovarian Syndrome).

Kista yang fungsional dapat tumbuh sampai sebesar 6 cm namun umumnya tidak memerlukan terapi dan akan menghilang dalam jangka waktu beberapa bulan. Kista ini hanya memerlukan observasi saja dan memang memerlukan pemeriksaan USG rutin untuk mengawasi pembesaran dari kista. Apabila kista semakin kecil atau menghilang maka tidak akan diperlukan terapi apapun.

Kista fungsional dimana umumnya berukuran < 6 cm hanya diobservasi dan di-USG setiap 2 bulan sekali. Cara lainnya adalah menggunakan pil kontrasepsi. Penggunaan pil kontrasepsi bisa mengurangi kemungkinan munculnya kista yang baru.

Terapi yang lain adalah tindakan operasi. Pilihan ini dilakukan apabila ukuran kista Anda besar (>6cm) dan tampak membesar atau tidak mengecil (ukuran tetap) setelah 2-3 siklus menstruasi. Bila ada rasa sakit dan muncul keluhan lain, maka tindakan operasi dapat dilakukan.

Adapun penyebab timbulnya kista ovarium tidak diketahui pasti. Tidak ada pola makan tertentu yang mempengaruhi tumbuhnya kista ovarium.

Bagaimanapun, gangguan siklus haid yang Anda alami tidak serta-merta mengindikasikan adanya kista pada kandung telur Anda. Hal ini masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter ahli yang kompeten di bidangnya. Untuk itu, apabila Anda telah mengalami gangguan siklus haid selama 3 siklus berturut-turut, kami sarankan sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Dokter akan melakukan wawancara medis mengenai riwayat haid Anda, melakukan pemeriksaan USG untuk melihat kondisi rahim Anda, dan pemeriksaan hormon apabila diperlukan untuk memastikan penyebab gangguan haid Anda. Adapun terapi yang optimal baru dapat diberikan sesuai penyebabnya.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. (SO)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar