Sukses

Tambalan gigi depan lepas

17 Oct 2014, 10:26 WIB
Wanita, 21 tahun.
siang dok, saya mau nanya,, gigi depan atas kakak saya pernah ditambal tapi patah lagi, sakit hanya jika makan dan minum yang dingin ngilu, akhir2 ini sendi rahang agak kurang enak dan gigi belakang pernah dibuat jembatan tetapi sudah lepas. jadi, gimana perawatan yang bagus dilakukan dok? untuk mengatasi hal tersebut? malasih. salam( perempuan, 21 thn,158 cm,49 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Sdri yang terhormat,

Terima kasih atas pertanyaan Anda. Perbaikan gigi depan atas yang patah dengan bahan tambal memang cukup sulit dan membutuhkan keahlian operator, karena meski gaya kunyah di bagian depan rahang tidak sebesar di bagian belakang namun banyak faktor yang dapat menyebabkan kegagalan. Dari segi gigi itu sendiri, gigi harus dipreparasi sedemikian rupa dengan pengasahan yang harus memenuhi prinsip-prinsip tertentu sehingga gigi mampu "memegang" bahan tambal dengan baik. Bahan tambal harus dapat berikatan dengan baik dengan jaringan keras gigi sehingga dapat menahan beban kunyah yang berpotensi melepas tambalan. Bila pengasahan gigi kurang memenuhi persyaratan, maka hal tersebut dapat memperbesar resiko kegagalan dan tambalan tidak dapat bertahan lama.

Proses penambalan juga memegang peranan yang sangat penting terhadap keberhasilan tambalan jangka panjang. Saya berasumsi bahwa bahan tambal yang digunakan adalah bahan tambal sewarna gigi yang pengerasannya membutuhkan penyinaran, yaitu resin komposit. Tahap-tahap penambalan dengan resin komposit sangat sensitif, kesalahan dalam salah satu tahap dapat mempengaruhi ketahanan jangka panjang tambalan tersebut.

Namun bukan berarti tambalan yang baik dan tahan dalam jangka panjang mustahil dicapai. Tambalan tersebut masih dapat diperbaiki, masih dapat menggunakan bahan tambal resin komposit selama sisa jaringan keras gigi masih memungkinkan. Bila tidak, alternatifnya dapat dibuatkan mahkota tiruan.

Mengenai gigi belakang, dengan lepasnya gigi tiruan jembatan hampir dapat dipastikan gigitan rahang atas dan bawah menjadi tidak seimbang, terutama bila gigi tiruan jembatan hanya ada pada satu sisi rahang (kiri atau kanan). Hal ini dapat memicu ketidaknyamanan pada sendi rahang dalam jangka panjang, karena rahang berusaha menyesuaikan gigitan yang tidak nyaman tersebut dengan mencari gigitan baru. Perlu diketahui bahwa gerakan sendi rahang melibatkan otot-otot yang cukup banyak. Untuk memastikan apakah memang betul gigi tiruan jembatan yang lepas tersebutlah yang menjadi penyebab ketidaknyamanan sendi rahang maka sebaiknya Anda berkonsultasi secara langsung dengan dokter gigi yang menguasai bidang TMJ (Temporomandibular Joint/sendi rahang). Para spesialis Prosthodonti yang mendalami bidang gigi tiruan juga mempelajari TMJ cukup dalam.

Anda dapat menggunakan fitur "Cari Dr/RS" yang terdapat pada website Kami untuk menelusuri drg/drg spesialis yang berpraktek di tempat Anda berdomisili

Demikian informasi yang dapat Saya sampaikan, semoga dapat membantu Anda.

Drg. Martha Mozartha

Pengasuh Rubrik Kesehatan Gigi dan Mulut Klikdokter.com

    0 Komentar

    Belum ada komentar