Sukses

Solusi menghilangkan stress

30 Sep 2009, 12:55 WIB
Pria, 44 tahun.
Dokter saya mau tanya kenapa saya klo lagi stress...banyak pikiran, perut saya seperti kosong kaya orang belum makan, padahal saya sudah makan. Setelah itu efeknya ke tangan dan kaki gatal2 sedangkan badan dan muka tidak gatal, dan juga sulit tidur. Ini selalu kambuh saat kondisi saya lagi stress. Obat apa yg bisa menenangkan pikiran dan dpt tidur. Saya badminton 2 kali 1 mgg, saya tidak pernah begadang. Bagaimana solusinya dokter. Terima kasih. ( laki-laki, 44 thn,175 cm,70 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/Saudara yang terhormat,

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Acapkali keadaan seseorang bila dalam keadaan tertekan terjadi kemungkinan seperti apa yang Anda alami. Gejala perut terasa kosong kurang lebih diakibatkan oleh karena kurangnya aliran atau terbentuknya  asam lambung, karena adrenalin yang seharusnya meningkat tetapi tidak sehingga proses selanjutnya dari makanan yang sudah ada di lambung tidak terjadi. Kurangnya produksi asam lambung karena adrenalin dipakai untuk  mengatasi stres yang Anda alami.

Inti permasalahannya adalah stress itu sendiri. Jadi stress harus diatasi dulu,barulah nanti proses penghancuran makanan di lambung mulai ditingkatkan.  Serta pula gejala gatal-gatal yang ada itu terjadi karena tekanan yang ada. Intinya stres yang Anda alami itu harus diselesaikan, jangan dibiarkan berlarut-larut.

Obat dari depresi sendiri adalah tenang. Kunci mencapai ketenangan bersifat individual setiap karakter orang. Mungkin dari hobby, aktivitas yang mendapatkan perasaan kesenangan, meningkatkan intensitas hubungan kepada Pencipta, ataupun lainnya. Namun satu hal yang diwaspadai, apabila gejala yang ada mulai mengindikasikan gangguan kesehatan yang semakin memburuk, seperti halnya kesulitan tidur, jantung berdebar, tengkuk terasa kencang dan memanas, kami sangat anjurkan Anda untuk mengadakan kunjungan konsultasi langsung kepada dokter yang berkompetensi dalam bidang permasalahan Anda. Dalam hal ini, dokter spesialis kesehatan jiwa.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.

Terimakasih.

Dr. Sukardi, SpKJ(K)

    0 Komentar

    Belum ada komentar