Sukses

Sering pingsan dikatakan epilepsi?

16 Oct 2014, 09:46 WIB
Pria, 10 tahun.
dok,saya mempunya keponakan berumur 10 thn belakangan ini dia sering mengalami pingsan yg dtg tiba2,dan klo dah pingsan itu bisa sampai 30 menit baru sadar,udah di bw ke dokter ahli saraf n dah di chek up katanya gejala epilepsi cm setau saya klo epilepsi tu pasti anknya kejang tp ini ngga dok.nah kira2 keponakan saya ini mengalami penyakit apa ya dok?? mohon penjelasan dan saranya (laki-laki, 10 thn,148 cm,43 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Saudara/Saudari yang terhormat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter.

Selama ini masyarakat telah mengidentikkan gejala epilepsi sebagai kejang yang hanya terlihat sebagai episode kontraksi abnormal otot-otot tubuh yang tidak disadari. Hal ini tidak sepenuhnya benar, karena secara definisi kejang adalah pelepasan muatan listrik abnormal pada sel-sel saraf di otak secara berlebihan yang dapat menimbulkan gejala yang episodik. Manifestasinya beragam, dapat timbul dalam bentuk motorik (pergerakan), sensorik, otonom (kehilangan kendali untuk berkemih atau buang air besar), hingga perubahan psikis penderita. Pingsan dan kehilangan kesadaran juga termasuk di dalamnya, sehingga kemungkinan epilepsi itu ada. Namun diagnosis epilepsi baru dapat ditegakkan setelah dilakukan wawancara medis lengkap dan pemeriksaan EEG.

Dokter spesialis saraf keponakan Anda tentunya telah melakukan serangkaian pemeriksaan yang diperlukan sebelum akhirnya menegakkan diagnosis epilepsi ini sehingga yang diperlukan adalah komunikasi yang baik antara Anda dan dokter dalam menentukan setiap tindakan yang akan dilakukan. Adapun terapi sebaiknya dilakukan sedini mungkin setelah penegakkan diagnosis, yaitu dengan pemberian obat antikonvulsan. Jenis obat yang dipilih akan disesuaikan dengan jenis dan variasi kejangnya. Dan yang tidak kalah penting adalah melakukan tindakan pencegahan kejang itu sendiri. Untuk itu sebaiknya keponakan Anda mulai belajar untuk mengenali faktor-faktor yang dapat memicu timbulnya kejang sehingga pajanannya dapat diminimalisasikan. Diskusikan kembali hal ini dengan dokter spesialis saraf keponakan Anda, agar dapat terjalin kerjasama yang baik untuk mencapai solusi yang optimal.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. (SO)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar