Sukses

Dampak puasa ibu hamil?

24 Aug 2009, 11:12 WIB
Pria, 24 tahun.
Marhaban yaa Romadhon.... Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1430 H. Istri saya saat ini hamil pertama dalam usia kandungan sekitar 12 sampai 14 minggu, di awal Romadhon ini istri saya ikut berpuasa dan sudah dua hari ini berpuasa. Apa ada dampaknya terhadap istri dan janin dalam rahim istri saya bila istri saya terus berpuasa? Terima kasih.( laki-laki, 24 thn,168 cm,68 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/Saudara yang terhormat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter.

Menjalankan ibadah puasa memang merupakan suatu kewajiban bagi seluruh muslim. Namun ada kalanya seorang perempuan diberikan keringan untuk tidak berpuasa demi kesehatannya. Salah satunya adalah kehamilan. Sebelum memutuskan boleh/tidaknya seorang ibu hamil berpuasa, perlu dilakukan evaluasi terlebih dahulu mengenai kondisi kesehatan ibu dan janin yang sedang dikandung. Berpuasa saat hamil trimester pertama (1-13 minggu) merupakan sesuatu yang berat dan tidak dianjurkan, mengingat banyaknya keluhan yang dialami ibu hamil sebagai bagian dari proses adaptasi terhadap perubahan hormonal tubuh. Selain itu, trimester pertama merupakan masa-masa penting dalam suatu kehamilan di mana sedang terjadi pembentukan organ-organ janin sehingga asupan nutrisi ibu harus terpenuhi untuk pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungannya.

Usia kehamilan istri Anda saat ini masih berada di perbatasan trimester satu dan dua kehamilan, sehingga menjalani puasa bisa menjadi suatu hal yang mengkhawatirkan. Namun apabila istri Anda saat ini dalam keadaan sehat, tidak mengalami muntah berlebih, kondisi kehamilan dan janin dalam keadaan sehat, merasa dapat memenuhi kebutuhan nutrisinya, dan telah mendapatkan izin dari dokter spesialis kebidanan dan kandungan istri Anda, maka puasa dapat dijalankan seperti biasa. Yang penting istri Anda harus konsultasi ke dokter spesialis kebidanan dan kandungannya secara teratur untuk memantau kondisi ibu dan kehamilannya. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain adalah:

  1. berat badan istri Anda harus tetapi baik sekitar 0,5 kg setiap minggunga. Bumil harus menghentikan puasa apabila berat badannya terus mengalami penurunan
  2. istri anda tidak boleh merasa lemas sekali, di mana kadar gula darah kemungkinan menjadi sangat rendah. Pada keadaan ini bumil harus segera menghentikan puasanya
  3. gerakan janin harus tetap sering dan tidak mengalami perubahan. Apabila terdapat penurunan gerak janin atau dirasa tidak seaktif biasanya meski sudah dirangsang (berbaring miring dan mengelus perut), maka disarankan untuk segera berbuka dan konsultasi ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan istri Anda.
  4. asupan makanan yang cukup saat sahur dan berbuka, bila perlu ditambahkan saat tengah malam untuk memenuhi kebutuhan nutrisi janin dan ibu
  5. suplemen dapat diberikan apabila diperlukan setelah berkonsultasi dengan dokter.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. Selamat menunaikan ibadah puasa! (SO)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar