Sukses

Sulit hamil setelah kuretase

24 Aug 2009, 10:25 WIB
Wanita, 33 tahun.
Tahun 2004 saya menikah, tahun 2006 saya hamil tuk yang pertama, di usia kehamilan 2.5 mengalami flek setetes dengan darah segar pagi, langsung ke dokter dan di-usg, kata dokter janinnya lemah kadang kelihatan kdang kelihatan. Menurut dokter tidak baik bila diteruskan kemungkinan bisa mengalami kecacatan. Lalu saya diberi obat 3 jenis, 2 saya minum selanjtnya flek coklat seperti mau selesai haid, dan saya disuruh bedrest, tetapi setelah minum obat yang ke-3 perut saya sakit minta ampun melilit dan waktu kencing mengeluarkan gumpalan darah, sampai saya di bawa ke rumah sakit dan ditangani oleh dokter yang sama, katanya harus kuret. Pagi hari jam 4 pagi saya kuret. Sekarang sudah 3 tahun saya belum hamil lagi. Oh ya umur suami 3 bln lebih muda dari saya. Apakah kuret itu bisa mempengaruhi kehamilan selanjutnya? Dalam hubungan seks dengan suami normal-normal saja tidak ada keluhan. Mohon tanggapannya, mengingat usia saya sudah tidak muda lagi berapa persen kemungkinan saya bisa hamil lagi? Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih (perempuan, 33 thn,165 cm,60 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang terhormat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter.

Kuretase umumnya dilakukan apabila terdapat sisa jaringan di dalam rahim akibat dari proses abortus. Tentu saja setelah kuretase dilakukan, selaput  bagian dalam rahim akan terluka dan membutuhkan proses penyembuhan. Setelah kuretase, sebaiknya menunda kehamilan sampai 2-3 siklus menstruasi berikutnya untuk menyempurnakan proses penyembuhan rahim.

Kuretase sendiri, apabila dilakukan secara aman oleh dokter yang kompeten tidak akan mempengaruhi proses kehamilan. Akan tetapi memang kebanyakan perempuan akan mengalami penurunan kesuburan saat menginjak usia 30-an (angka kesuburan 15% setiap bulannya). Belum ditambah dengan peningkatan risiko pada kehamilannya sehingga akan lebih baik apabila konsultasi dilakukan sedini mungkin dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda. Selain itu, penting untuk Anda dan suami agar:

  • Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol
  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas
  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio
  • Asupan nutrisi yang adekuat, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup
  • Perkirakan masa subur Anda untuk melakukan hubungan intim
  • Hubungan intim yang dianjurkan adalah dilakukan secara teratur 2-3x setiap minggunya, terutama selama masa subur hingga datang menstruasi berikutnya dengan posisi laki-laki di atas (misionaris)

Lebih lanjut mengenai persiapan kehamilan dapat Anda baca dengan mengakses beberapa artikel kami berikut ini:

Merencanakan Kehamilan

Sepuluh Cara Meningkatkan Kesuburan

Persiapkan Kehamilan dengan Konsumsi Asam Folat

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. (SO)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar