Sukses

Apakah anovulasi itu?

17 Oct 2014, 15:32 WIB
Wanita, 25 tahun.
Selamat Pagi Dokter ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan. 1. Saya mendengar adanya istilah 'Anovulasi', apakah artinya tidak datangnya masa subur? Lalu apa bisa kita mengetahui gejalanya secara fisik? Apakah Anovulasi itu dapat diobati? Biasanya masa subur itu di tandai dengan lendir serviks yang licin dan elastis, apa jika tidak menemukan tanda tersebut disebut anovulasi? 2. Saya juga mendengar adanya 'Penyumbatan Saluran Tuba', Apakah dapat di ketahui gejalanya secara fisik? 3. Menurut dokter manakah yang lebih efektif, HSG atau tiup rahim? Terima kasih sebelumnya....( perempuan, 25 thn,165 cm,60 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Anovulasi adalah tidak dikeluarkannya sel telur dari indung telur (ovarium). Beberapa faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan anovulasi, antara lain:

  • Sindrom ovarium polikistik
  • Gangguan hormonal lain
  • Obesitas atau penurunan berat badan ekstrem.

Gejala yang dapat dilihat, antara lain tidak adanaya menstruasi (amenore), menstruasi yang jarang, menstruasi yang tidak teratur, peningkatan pertumbuhan rambut pada tubuh dan wajah (berhubungan dengan sindrom ovarium polikistik). Karena dasarnya adalah ketidakseimbangan hormon, penatalaksanaannya tentu dengan memberikan preparat hormon.

 

Penyumbatan saluran tuba biasanya ditemukan karena keluhan pasangan yang sudah lama mencoba namun belum dikaruniai anak. Setelah dilakukan pemeriksaan, baru diketahui bahwa terdapat penyumbatan saluran tuba, sehingga sperma tidak dapat melewatinya untuk mencapai sel telur yang dikeluarkan oleh indung telur.

 

HSG dan hidrotubasi metode dan prinsip kerjanya sama, yaitu unutk membuka saluran tuba tersebut dengan mengeluarkan cairan melalui rongga rahim. Namun, HSG lebih akurat karena dapat terlihat pada monitor gambaran saluran tuba, apakah terbuka atau tersumbat.Cara pemeriksaannya adalah dengan memasukkan alar melalui vagina yang kemudian akan menyemprotkan kontras.

 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. (PNA)

Terima kasih.

(Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar