Sukses

Infeksi mata bayi akibat herpes genital?

19 Oct 2014, 13:00 WIB
Wanita, 31 tahun.
saya hamil 9 bln, merupakan kehamilan ke-2. +- sebulanan yg lalu saya sempat mengalami gatal2 yg sampai meradang di alat kelamin saya bagian luar. sebanarnya gangguan ini sdh beberapa kali terjadi setiap setelah usai melakukan hub intim dg suami. namun kali yg terakhir itu mgk krn salah perlakuan (tergaruk saat tidur + saya olesi minyak tawon terus menerus) besoknya lgsung mentul2 spt berisi air, kemudian menyatu membentuk gabungan bentol2 sepanjang labia mayora. bahkan sampai merembeskan cairan (spt cairan yg melapisi luka). saat itu q sangat takut jika2 itu adalah herpes. (sebab anak saya yg pertama mulai lahir hingga usia 3-4 bln mengalami sakit mata yg tak kunjung sembuh, meski sdh saya bawa k dok spesialis anak & lab bolak-balik). tp sekitar 3-4 hari kemudian, dg hanya menghentikan tindakan garuk,olesi minyak tawon & olesi antiseptik + jaga kebersihan, akhirnya penderitaan itu berakhir jg. jd ya gak sampai ku bawa ke lab. untuk pemeriksaan, hanya sekedar tes urin d puskesmas dg hasil leucosit : pos(+), Eph.sel : Pos(+), Nier Eph Caatel 0-5/l. artinya apa ya dok ? kira2 dg melihat sejarah anak I saya, apakah ada kemungkinan sy terinfeksi virus herpes genital? apakah sy tetap hrs periksa ke lab? (mengingat saya sangat takut calon bayi yg diperkirakan lahir sebulan lg akan terinfeksi pula matanya spt kakaknya), jk memang hrs ke lab, pemeriksaan apa saja yg harus saya minta/lakukan? apakah saya perlu imun TORCH? apakah tdk telat imun itu utk saya (mengingat usia kehamilan saya sdh 9 bl), dan apa yg hrs dan bisa saya lakukan utk mencegah infeksi mata pd bayi yg akan saya lahirkan?? tlg jawab semua ya dok..., jgn sampai ada yang ketinggalan lho dok... sebab informasi dr dokter sangat berharga. trims bnyk sebelumnya( perempuan, 31 thn,165 cm,64 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Ada beberapa data yang tidak Anda cantumkan dan menjadi salah satu point penting disini :

  • apakah pada kehamilan Anda yang pertama Anda atau suami menderita herpes genital? Gejala lenting-lenting berisi air di sekitar kemaluan, panas, gatal, dan dinyatakan oleh dokter bahwa Anda memiliki herpes genital?
  • apakah dokter anak Anda menyatakan bahwa infeksi mata pada anak pertama Anda disebabkan oleh herpes? Atau oleh infeksi lain? (karena ada penyakit lain yang dapat sebabkan gangguan pada mata bayi baru lahir, seperti GO)
  • herpes genital merupakan Penyakit Menular Seksual (PMS). Apakah suami atau Anda sendiri memang memiliki herpes genital sebelumnya? Dan apabila ada, apakah kalian berdua sudah diobati? Karena Anda menerangkan bahwa gangguan gatal terjadi setiap kali usai melakukan hubungan intim, mungkin saja ini adalah salah satu dari PMS
  • mengapa Anda melakukan pemeriksaan urin di puskesmas? Apakah ada dokter yang menyuruh Anda? Karena pemeriksaan urin menurut kami tidak berhubungan dengan keluhan Anda. Terlebih lagi Anda tidak mencantumkan lengkap hasil pemeriksaan urin tersebut.

Melihat data yang Anda berikan, tes urin tersebut hanya menggambarkan bahwa mungkin Anda memiliki infeksi saluran kemih. Sayang sekali Anda tidak berobat ke dokter ketika lenting-lenting itu muncul karena herpes akan mudah dievaluasi apabila dilihat secara langsung. Mungkin saja lenting tersebut terjadi akibat iritasi dengan minyak tawon.

Vulva (daerah luar vagina) dan vagina merupakan daerah yang sensitif sehingga kami tidak menyarankan untuk mengolesinya dengan berbagai minyak karena dapat sebabkan iritasi. Untuk menentukan apakah Anda memiliki herpes atau tidak Anda harus menjawab terlebih dahulu pertanyaan kami di atas. Infeksi pada mata bayi baru lahir dapat terjadi apabila Anda memiliki PMS (herpes, GO, Sifilis, AIDS) yang sedang aktif saat melahirkan.

Mencegah infeksi mata bayi baru lahir adalah dengan menghindari PMS (karena kontak langsung cairan vagina yang mengandung bakteri dengan mata bayi), dan menjaga kebersìhan mata bayi. Imunisasi TORCH dilakukan pada awal kehamilan untuk mencegah kecacatan janin di trimester pertama. Tidak ada gunanya dilakukan sekarang.

Kami sarankan agar Anda berkonsultasi dengan dokter kebidanan secara langsung agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik dan evaluasi lebih lanjut. Pemeriksaan lab mungkin akan dilakukan setelah terlebih dahulu Anda periksa ke dokter. Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (TRH)

Salam,

Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar